Maklumat

Khusus untuk konten-konten sastra seperti puisi, cerpen dan esai silahkan kunjungi http://blog.edelweis-art.com. Terima kasih (Penulis)

Senin, Oktober 27, 2008

OPRASI = (BASA-)BASI


wingi ana wong mati
ketabrak goning gili
nganggo motor ketabrak mobil
pecah ndase
ancur awake
gara-garane panik
ngindari polisi
sing lagi oprasi

mbuh,
jan-jane aku ra ngerti
oprasi ora malah
gawe tertib lalu lintas
malah nambah kecelakaan
lan onare dalan
kaya' sing wis-wis
wong-wong pada blingsatan
yen kepapag ana oprasi
ning dalan
blingsatan
pada kabur sakentrang-kentrang
gawe ruwed
gawe semrawude dalan
tapi
--jarene
mending
daripada kecekel
seket, satus ewu
bisa-bisa
melayang

mbuhlah
wong-wong ya kadang ora tertib aturan
nganggo motor ora lengkap surat-surate
nganggo motor sering klalen karo keslametane
--endas gundul ora nganggo helm
tapi polisine ya kadang semrawud
oprasi kadang seenake deweke duwe wudel
maen tilang maen cekel
sing akhir-akhire ya UUD
: ujung-ujunge duwit
soale dong anuk kasuse pada
kaya' wong liwat nganggo motor ora nganggo helm
nglangar ngarepe kantor polisi
ora dilipri
tapi dong pas lagi oprasi ...
mati!!

Indonesia memang negara badut
karena akehe penghunine badut-badut
mbuh pejabate mbuh rakyate
akehe senenge mbadut
sing polahe kadang gawe
weteng mules pengin ngentut
duut!!!

2008

Selasa, Oktober 21, 2008

Utak-atik Joomla! di PC dan Laptop Pribadi

Ini memang bukan hal baru. Namun jika Anda belum mengetahuinya, maka tulisan ini mungkin layak untuk Anda simak. Ya, menjalankan Joomla! dari PC atau laptop Anda.

Sebagaimana kita maklumi bersama, penulisan script Joomla! menggunakan dokumen PHP, di mana untuk mengolah script yang ada dibutuhkan sebuah server. Berbeda dengan HTML dan atau JavaScript yang bisa langsung dieksekusi atau ditampilkan oleh web browser semacam Firefox dan Internet Explorer. Ini yang menyebabkan mengapa Joomla! sulit dijalankan pada komputer Windows. Namun, banyak jalan menuju Roma. Sulit bukan berarti tidak bisa, bukan?

Untuk menjalankan Joomla! di PC ataupun laptop yang berbasis Windows, kita bisa menggunakan paket server instan yang terdiri dari Apache, MySQL dan PHP yang terangkum dalam paket WampServer yang merupakan pengembangan dari WAMP5. Meski WampServer memang bukan satu-satunya paket server instan untuk Windows—sebut saja yang lain misalnya PHPTriad, XAMPP dan Reactor Server, namun instalasi dan pengoperasian WampServer yang simpel dan user friendly, membuat WampServer patut dijadikan rujukan.

Hingga tulisan ini dibuat, WampServer telah dirilis hingga versi 2.0 yang bisa didownload secara GRATIS dari situsnya yaitu www.wampserver.com. Dan uraian berikut ini mengacu pada versi tersebut.


  1. Download file WampServer 2.0 dari www.wampserver.com/en/download.php

  2. Buka dan instal file WampServer 2.0 yang telah selesai didonwload dengan mengikuti petunjuk yang ada

  3. Saat pertama kali file WampServer 2.0 dibuka akan muncul peringatan seperti gambar di bawah; tekan "Yes" untuk melanjutkan proses instalasi, kecuali jika sebelumnya Anda telah menginstal WampServer versi 1.x maka Anda harus meng-uninstalnya terlebih dahulu

  4. Pada bagian "Select Destination Location", secara default instalasi Wampserver akan tersimpan di folder c:\wamp, namun jika Anda ingin menempatkannya di folder lain, klik tombol "Browse" di samping kanannya lalu pilih folder yang dikehendaki

  5. Pada bagian "Select Additional Tasks", centang kotak "Create a Quick Launch icon" untuk membuka pilihan mengaktifkan WampServer langsung selesai proses instalasi dan atau centang kotak "Create a Desktop icon" untuk membuat ikon Wampserver di layar deskop

  6. Pada bagian "PHP mail parameters" biarkan parameter sebagaimana adanya, langsung tekan "Next" untuk melanjutkan

  7. Setelah proses instalasi selesai, secara otomatis WampServer akan aktif yang diindikasikan dengan munculnya ikon Wampserver di pojok kanan bawah desktop seperti terlihat pada gambar di bawah. Untuk mengaktifkan WampServer secara manual bisa dengan mengklik ikon Wampserver yang ada di layar desktop atau dengan membukanya dari menu Programs (Start —> Programs —> WampServer —> Start WampServer). Untuk menonkatifkan WampServer bisa dengan mengklik kanan ikon aktif WampServer lalu pilih "Exit"

  8. Saat baru diaktifkan, mula-mula sebagian ikon aktif WampServer berwarna merah, tunggu hingga warna merah tersebut hilang berganti dengan warna putih semua dan WampServer pun siap digunakan. Untuk menguji apakah WampServer telah benar-benar aktif atau belum, buka alamat http://localhost dengan web browser yang ada atau dengan mengklik ikon aktif WampServer lalu klik "Localhost" di bagian paling atas shortcut list (lihat gambar di bawah), jika berhasil maka akan tampil halaman depan (homepage) WampServer

Sekarang saatnya menginstalasikan Joomla!.

  1. Donwload file Joomla! dari www.joomla.org/download.html baik untuk Joomla versi 1.0.x maupun versi 1.5.x

  2. Ekstrak file Joomla! yang telah didownload ke dalam folder www di dalam folder instalasi WampServer (c:\wamp atau yang ditentukan sebelumnya)

  3. Ganti nama folder file Joomla! hasil ekstrak, misalnya dengan joomla1 atau joomla15

  4. Buka file Joomla! tersebut dengan menggunakan web browser dengan mengetikkan alamatnya (misal http://localhost/joomla1 atau http://localhost/joomla15) untuk memulai proses instalasi

  5. Ikuti langkah-langkah instalasi secara berurutan

  6. Pada bagian "Pre-installation Check", jika muncul peringatan misalnya "PHP magic_quotes_gpc setting is 'OFF' instead 'ON'" untuk Joomla! versi 1.0.x atau peringatan bahwa "Display Errors" seharusnya "Off" untuk Joomla! versi 1.5.x, kita bisa mengatur ulang settingan tersebut dengan cara mengklik ikon aktif WampServer —> PHP —> PHP settings lalu klik settingan yang dimaksud untuk mengaktifkan ataupun menonaktifkannya—jika muncul peringatan seperti pada gambar di bawah, klik "OK", setelah itu klik kembali ikon aktif WampServer lalu pilih "Restart All services". Jangan lupa refresh halaman "Pre-installation Check" hingga semua settingan yang disyaratkan terpenuhi, lalu lanjutkan ke bagian berikutnya

  7. Pada bagian "Step 1" pada Joomla 1.0.x atau bagian "Database" pada Joomla! 1.5.x, isi konfigurasi sebagai berikut:

    • Hostname: localhost

    • MySQL User Name: root

    • Password: [kosongkan]

    • MySQL Database Name: [terserah, misal proyek_joomla1, joomla atau database_joomla]

    • MySQL Table Prefix: [misal jos_]


  8. Pada bagian "Step 2" & "Step 3" pada Joomla 1.0.x atau bagian "Configuration" pada Joomla! 1.5.x, isi nama situs, email pribadi dan password untuk login ke halaman administrator (back-end) Joomla!

  9. Khusus Joomla! 1.5.x, pada bagian "FTP Configuration" (sebelum bagian "Configuration"), pilih "No" pada "Basic Settings"

  10. Jangan lupa pilih "Install Sample Data" pada bagian "Step 1" pada Joomla! 1.0.x atau "Configuration" pada Joomla 1.5.x

  11. Terakhir, setelah selesai, hapus folder installation yang ada di folder Joomla! di folder www

Nah, sekarang Joomla! pun ready dijalankan dan kita bisa masuk ke halaman administrator dengan username admin dan password seperti yang telah kita pilih sebelumnya untuk mengutak-atik Joomla!, dengan tanpa was-was lagi dengan koneksi internet yang bisa putus sewaktu-waktu, of course, fulus kita pun akan sedikit terhemat karena kita tidak memerlukan biaya lagi untuk mengakses internet.

Selamat ber-Joomla!

Senin, Oktober 13, 2008

Merubah Background Desktop Windows Menjadi Gambar Animasi dengan Flash

Lazimnya, tampilan gambar background pada desktop adalah sebuah gambar yang statis. Toh, bukan berarti kita tidak bisa menampilkan gambar bergerak (animasi) pada desktop. Ya, kita bisa menjadikan animasi sebagai tampilan background desktop dengan bantuan Flash. Of course, ini akan menjadikan kejenuhan kita kala bekerja di depan komputer sedikit terobati.

Mungkin Anda pun sebenarnya telah mengetahui pula hal ini. Namun, jika Anda belum tahu caranya, Anda bisa menyimak uraian berikut ini.

Saya ambil contoh animasi yang akan ditampilkan berupa flash movie sea-animals.swf yang file-nya saya sertakan (silahkan klik download di bagian akhir tulisan ini untuk mengunduhnya). Ide awal dari "sea-animals" ini adalah dari anak saya, Nurul (1,5 tahun) yang sangat menggemari dunia bawah laut. Saking gemarnya, film-film yang menceritakan tentang kehidupan bawah laut, tak bosan-bosannya ia tonton saban waktu, selain Kungfu Panda dan Barney sebagai favoritnya. Di laptop kebetulan saya mempunyai sebuah gambar kumpulan hewan laut yang saya download dari sebuah situs yang saya lupa alamatnya. Saya jadikan kemudian gambar tersebut sebagai tampilan desktop pada laptop karena Nurul pun suka nimbrung saat saya sedang di depan laptop. Tiba-tiba timbul ide dalam pikiran saya, kenapa tidak dijadikan saja gambar itu sebagai animasi?? Sambil membuka program Flash 8, dengan bantuan Photoshop, saya pilah-pilih gambar-gambar yang bisa mewakili. Mula-mula saya ambil gambar lumba-lumba dan mengimpornya ke dalam Flash. Saya coba utak-atik ... Kemudian saya ambil lagi gambar paus, lalu hiu, kuda laut dan ubur-ubur. Satu persatu ... hingga jadilah sebuah movie. Upss.. tapi rasanya masih ada ruang kosong. Akhirnya saya ambil gambar ikan, dan masih dengan bantuan Photoshop, saya duplikasi gambar tersebut menjadi tujuh ekor yang bergerombol. Saya coba putar lagi. Ready! Dan setelah saya masukkan gambar background, akhirnya saya save dan terakhir saya publish juga ke HTML (agar bisa dijadikan sebagai tampilan background desktop, karena selain bisa menampilkan gambar statis, desktop juga bisa menampilkan file HTML sebagai background-nya). Oke, sekarang tinggal membukanya di desktop. Yes!!

Saya pun mencoba mendiskusikan hasilnya dengan istri saya, apa-apa yang kurang. "Ubur-uburnya kalau bisa jalannya jangan terusan gitu dong, Yah, terputus-putus gitu..," komentar istri saya memberi masukan. He he he .. bener juga. Saya pun mengedit kembali si ubur-ubur. Then ... jadi deh, flash movie seperti yang dapat Anda lihat di bawah ini.



Bingung?? He he he .. oke, gini:

Pertama, buat flash movie yang kita inginkan seukuran desktop (misal 800x600 px atau 1024x768 px)

Kedua, jika sudah jadi, publish juga flash movie ke format HTML. Pastikan browser di komputer atau laptop Anda telah menyediakan flash player, jika belum, silahkan download dan instal terlebih dulu dari sini

Ketiga, edit background desktop, bisa dengan melalui menu Display di Control Panel atau klik kanan di sembarang tempat pada tampilan desktop lalu pilih Properties hingga akan muncul gambar berikut:



Klik menu Desktop lalu klik Browse. Cari file HTML yang berisi flash movie yang akan kita jadikan background lalu klik Open, setelah itu klik OK.



Keempat, agar tampilan gambar desktop lebih maksimal tanpa "terganggu" tampilan ikon-ikon program dan folder, kita bisa menyembunyikan ikon-ikon tersebut dengan cara .. klik kanan pada desktop, pilih Arrange Icons By -> Show Desktop Icons. Lihat gambar a di bawah. Jika yang muncul seperti gambar b di bawah, arahkan pointer di bagian pojok desktop lalu klik kanan hingga muncul tampilan seperti gambar a di bawah.



gambar a

gambar b


Download "Sea Animals" (32 KB)

Catatan: Ekstrak terlebih dahulu file yang telah didownload. Jangan pisahkan file sea-animals.html & sea-animals.swf, tetap tempatkan dalam satu folder. Jika tidak, maka animasi tidak dapat dijalankan pada desktop.

Sabtu, September 13, 2008

Excel Shortcut And Function Keys











































































KeyDescription
CTRL+SHIFT+(Unhides any hidden rows within the selection.
CTRL+SHIFT+)Unhides any hidden columns within the selection.
CTRL+SHIFT+&Applies the outline border to the selected cells.
CTRL+SHIFT_Removes the outline border from the selected cells.
CTRL+SHIFT+~Applies the General number format.
CTRL+SHIFT+$Applies the Currency format with two decimal places (negative numbers in parentheses).
CTRL+SHIFT+%Applies the Percentage format with no decimal places.
CTRL+SHIFT+^Applies the Exponential number format with two decimal places.
CTRL+SHIFT+#Applies the Date format with the day, month, and year.
CTRL+SHIFT+@Applies the Time format with the hour and minute, and AM or PM.
CTRL+SHIFT+!Applies the Number format with two decimal places, thousands separator, and minus sign (-) for negative values.
CTRL+SHIFT+*Selects the current region around the active cell (the data area enclosed by blank rows and blank columns).
In a PivotTable, it selects the entire PivotTable report.
CTRL+SHIFT+:Enters the current time.
CTRL+SHIFT+"Copies the value from the cell above the active cell into the cell or the Formula Bar.
CTRL+SHIFT+Plus (+)Displays the Insert dialog box to insert blank cells.
CTRL+Minus (-)Displays the Delete dialog box to delete the selected cells.
CTRL+;Enters the current date.
CTRL+`Alternates between displaying cell values and displaying formulas in the worksheet.
CTRL+'Copies a formula from the cell above the active cell into the cell or the Formula Bar.
CTRL+1Displays the Format Cells dialog box.
CTRL+2Applies or removes bold formatting.
CTRL+3Applies or removes italic formatting.
CTRL+4Applies or removes underlining.
CTRL+5Applies or removes strikethrough.
CTRL+6Alternates between hiding objects, displaying objects, and displaying placeholders for objects.
CTRL+8Displays or hides the outline symbols.
CTRL+9Hides the selected rows.
CTRL+0Hides the selected columns.
CTRL+ASelects the entire worksheet.
If the worksheet contains data, CTRL+A selects the current region. Pressing CTRL+A a second time selects the current region and its summary rows. Pressing CTRL+A a third time selects the entire worksheet.
When the insertion point is to the right of a function name in a formula, displays the Function Arguments dialog box.
CTRL+SHIFT+Ainserts the argument names and parentheses when the insertion point is to the right of a function name in a formula.
CTRL+BApplies or removes bold formatting.
CTRL+CCopies the selected cells.
CTRL+C followed by another CTRL+C displays the Clipboard.
CTRL+DUses the Fill Down command to copy the contents and format of the topmost cell of a selected range into the cells below.
CTRL+FDisplays the Find and Replace dialog box, with the Find tab selected.
SHIFT+F5 also displays this tab, while SHIFT+F4 repeats the last Find action.
CTRL+SHIFT+F opens the Format Cells dialog box with the Font tab selected.
CTRL+GDisplays the Go To dialog box.
F5 also displays this dialog box.
CTRL+HDisplays the Find and Replace dialog box, with the Replace tab selected.
CTRL+IApplies or removes italic formatting.
CTRL+KDisplays the Insert Hyperlink dialog box for new hyperlinks or the Edit Hyperlink dialog box for selected existing hyperlinks.
CTRL+NCreates a new, blank workbook.
CTRL+ODisplays the Open dialog box to open or find a file.
CTRL+SHIFT+O selects all cells that contain comments.
CTRL+PDisplays the Print dialog box.
CTRL+SHIFT+P opens the Format Cells dialog box with the Font tab selected.
CTRL+RUses the Fill Right command to copy the contents and format of the leftmost cell of a selected range into the cells to the right.
CTRL+SSaves the active file with its current file name, location, and file format.
CTRL+TDisplays the Create Table dialog box.
CTRL+UApplies or removes underlining.
CTRL+SHIFT+U switches between expanding and collapsing of the formula bar.
CTRL+VInserts the contents of the Clipboard at the insertion point and replaces any selection. Available only after you have cut or copied an object, text, or cell contents.
CTRL+WCloses the selected workbook window.
CTRL+XCuts the selected cells.
CTRL+YRepeats the last command or action, if possible.
CTRL+ZUses the Undo command to reverse the last command or to delete the last entry that you typed.
CTRL+SHIFT+Z uses the Undo or Redo command to reverse or restore the last automatic correction when AutoCorrect Smart Tags are displayed.
F1Displays the Microsoft Office Excel Help task pane.
CTRL+F1 displays or hides the ribbon.
ALT+F1 creates a chart of the data in the current range.
ALT+SHIFT+F1 inserts a new worksheet.
F2Edits the active cell and positions the insertion point at the end of the cell contents. It also moves the insertion point into the Formula Bar when editing in a cell is turned off.
SHIFT+F2 adds or edits a cell comment.
CTRL+F2 displays the Print Preview window.
F3Displays the Paste Name dialog box.
SHIFT+F3 displays the Insert Function dialog box.
F4Repeats the last command or action, if possible.
CTRL+F4 closes the selected workbook window.
F5Displays the Go To dialog box.
CTRL+F5 restores the window size of the selected workbook window.
F6Switches between the worksheet, ribbon, task pane, and Zoom controls. In a worksheet that has been split (View menu, Manage This Window, Freeze Panes, Split Window command), F6 includes the split panes when switching between panes and the ribbon area.
SHIFT+F6 switches between the worksheet, Zoom controls, task pane, and ribbon.
CTRL+F6 switches to the next workbook window when more than one workbook window is open.
F7Displays the Spelling dialog box to check spelling in the active worksheet or selected range.
CTRL+F7 performs the Move command on the workbook window when it is not maximized. Use the arrow keys to move the window, and when finished press ENTER, or ESC to cancel.
F8Turns extend mode on or off. In extend mode, Extended Selection appears in the status line, and the arrow keys extend the selection.
SHIFT+F8 enables you to add a nonadjacent cell or range to a selection of cells by using the arrow keys.
CTRL+F8 performs the Size command (on the Control menu for the workbook window) when a workbook is not maximized.
ALT+F8 displays the Macro dialog box to create, run, edit, or delete a macro.
F9Calculates all worksheets in all open workbooks.
SHIFT+F9 calculates the active worksheet.
CTRL+ALT+F9 calculates all worksheets in all open workbooks, regardless of whether they have changed since the last calculation.
CTRL+ALT+SHIFT+F9 rechecks dependent formulas, and then calculates all cells in all open workbooks, including cells not marked as needing to be calculated.
CTRL+F9 minimizes a workbook window to an icon.
F10Turns key tips on or off.
SHIFT+F10 displays the shortcut menu for a selected item.
ALT+SHIFT+F10 displays the menu or message for a smart tag. If more than one smart tag is present, it switches to the next smart tag and displays its menu or message.
CTRL+F10 maximizes or restores the selected workbook window.
F11Creates a chart of the data in the current range.
SHIFT+F11 inserts a new worksheet.
ALT+F11 opens the Microsoft Visual Basic Editor, in which you can create a macro by using Visual Basic for Applications (VBA).
F12Displays the Save As dialog box.
ARROW KEYSMove one cell up, down, left, or right in a worksheet.
CTRL+ARROW KEY moves to the edge of the current data region (data region: A range of cells that contains data and that is bounded by empty cells or datasheet borders.) in a worksheet.
SHIFT+ARROW KEY extends the selection of cells by one cell.
CTRL+SHIFT+ARROW KEY extends the selection of cells to the last nonblank cell in the same column or row as the active cell, or if the next cell is blank, extends the selection to the next nonblank cell.
LEFT ARROW or RIGHT ARROW selects the tab to the left or right when the ribbon is selected. When a submenu is open or selected, these arrow keys switch between the main menu and the submenu. When a ribbon tab is selected, these keys navigate the tab buttons.
DOWN ARROW or UP ARROW selects the next or previous command when a menu or submenu is open. When a ribbon tab is selected, these keys navigate up or down the tab group.
In a dialog box, arrow keys move between options in an open drop-down list, or between options in a group of options.
DOWN ARROW or ALT+DOWN ARROW opens a selected drop-down list.
BACKSPACEDeletes one character to the left in the Formula Bar.
Also clears the content of the active cell.
In cell editing mode, it deletes the character to the left of the insertion point.
DELETERemoves the cell contents (data and formulas) from selected cells without affecting cell formats or comments.
In cell editing mode, it deletes the character to the right of the insertion point.
ENDMoves to the cell in the lower-right corner of the window when SCROLL LOCK is turned on.
Also selects the last command on the menu when a menu or submenu is visible.
CTRL+END moves to the last cell on a worksheet, in the lowest used row of the rightmost used column. If the cursor is in the formula bar, CTRL+END moves the cursor to the end of the text.
CTRL+SHIFT+END extends the selection of cells to the last used cell on the worksheet (lower-right corner). If the cursor is in the formula bar, CTRL+SHIFT+END selects all text in the formula bar from the cursor position to the end—this does not affect the height of the formula bar.
ENTERCompletes a cell entry from the cell or the Formula Bar, and selects the cell below (by default).
In a data form, it moves to the first field in the next record.
Opens a selected menu (press F10 to activate the menu bar) or performs the action for a selected command.
In a dialog box, it performs the action for the default command button in the dialog box (the button with the bold outline, often the OK button).
ALT+ENTER starts a new line in the same cell.
CTRL+ENTER fills the selected cell range with the current entry.
SHIFT+ENTER completes a cell entry and selects the cell above.
ESCCancels an entry in the cell or Formula Bar.
Closes an open menu or submenu, dialog box, or message window.
It also closes full screen mode when this mode has been applied, and returns to normal screen mode to display the Ribbon and status bar again.
HOMEMoves to the beginning of a row in a worksheet.
Moves to the cell in the upper-left corner of the window when SCROLL LOCK is turned on.
Selects the first command on the menu when a menu or submenu is visible.
CTRL+HOME moves to the beginning of a worksheet.
CTRL+SHIFT+HOME extends the selection of cells to the beginning of the worksheet.
PAGE DOWNMoves one screen down in a worksheet.
ALT+PAGE DOWN moves one screen to the right in a worksheet.
CTRL+PAGE DOWN moves to the next sheet in a workbook.
CTRL+SHIFT+PAGE DOWN selects the current and next sheet in a workbook.
PAGE UPMoves one screen up in a worksheet.
ALT+PAGE UP moves one screen to the left in a worksheet.
CTRL+PAGE UP moves to the previous sheet in a workbook.
CTRL+SHIFT+PAGE UP selects the current and previous sheet in a workbook.
SPACEBARIn a dialog box, performs the action for the selected button, or selects or clears a check box.
CTRL+SPACEBAR selects an entire column in a worksheet.
SHIFT+SPACEBAR selects an entire row in a worksheet.
CTRL+SHIFT+SPACEBAR selects the entire worksheet.
If the worksheet contains data, CTRL+SHIFT+SPACEBAR selects the current region. Pressing CTRL+SHIFT+SPACEBAR a second time selects the current region and its summary rows. Pressing CTRL+SHIFT+SPACEBAR a third time selects the entire worksheet.
When an object is selected, CTRL+SHIFT+SPACEBAR selects all objects on a worksheet.
ALT+SPACEBAR displays the Control menu for the Microsoft Office Excel window.
TABMoves one cell to the right in a worksheet.
Moves between unlocked cells in a protected worksheet.
Moves to the next option or option group in a dialog box.
SHIFT+TAB moves to the previous cell in a worksheet or the previous option in a dialog box.
CTRL+TAB switches to the next tab in dialog box.
CTRL+SHIFT+TAB switches to the previous tab in a dialog box.

Jumat, Agustus 08, 2008

Tentang Kemerdekaan

kemerdekaan adalah meminum
segelas kopi di pagi hari
tanpa terbebani mimpi hujan yang
membakar tubuh kita atau ketakutan
menjelang dan menapaki hari
yang semakin keras dan tajam berkerikil

kemerdekaan adalah asyiknya
kita bercengkrama dan berdiskusi
tentang etalase toko-toko mewah
tanpa disatroni obsesi untuk memilkiki
atau kemurkaan karena kedengkian

kemerdekaan adalah diskusi kita
tentang langit, gunung, laut dan manusia
tanpa dididkte oleh kecurigaan
atau kemunafikan; memihak
dan menjegal lawan

kemerdekaan adalah kita
tidur di malam hari
tanpa harus takut langit akan runtuh
atau bumi yang membelah-belah

tapi kemerdekaan ...
adalah pun kerja keras kita
mendirikan tiang rumah
menghiasi ruang tamu
menanami pohon di halaman
...

Tasikmalaya, 151199 pagi

Setelah Kemerdekaan Itu

aku menatap relung-relung kosong
sebuah bangunan megah yang kini hanya tinggal
puing-puing berserakan
—karena hancur dibakar massa saat reformasi
baru saja menggema di negeri ini
seorang lelaki renta
—pengungsi dari Aceh
meringkuk tidur berbantalkan tangan
beralaskan daun pintu
—yang tak lagi terpakai
wajahnya nampak gelisah
nafasnya tak beraturan
—sesekali ia mengigau
menyebut-nyebut anak dan istrinya
yang
tiga hari lalu
tewas dalam aksi TNI menumpas
GAM yang katanya pengacau itu
setelah kemerdekaan itu
negeriku hanya kian bising
—melebihi bising peluru dan meriam
setelah kemerdekaan itu
negeriku hanya kian kotor
oleh keserakahan dan ambisi
yang kian berserakan
tercecer di setiap ruas jalan
di setiap kotak tempat
di setiap sudut
—melebihi ceceran-ceceran darah dan serakan-serakan mesiu
mungkinkah kemerdekaan
hanya kesempatan
untuk merentangkan tangan
—saling dorong
saling rampok
saling hantam
ah!

September 2003

Kamis, Juli 31, 2008

Badhekan

Humor merupakan salah satu faktor indikasi kesehatan mental seseorang. Ketika seseorang sudah tidak peka lagi terhadap humor atau bahkan ia telah kehilangan sense of humor dalam hidupnya: kerap menanggapi segala sesuatunya secara "serius" dan "tegang", mudah tersinggung, cenderung mengangap masukan (baca: kritik) orang lain sebagai cemoohan dan hujatan, atau lebih parah lagi, jika dalam kamus hukum kita ada istilah "praduga tak bersalah", maka asas yang dianutnya adalah asas "praduga bersalah" yang ia terapkan baik kepada orang lain ataupun kepada dirinya sendiri hingga ia cenderung menyalahkan dan mengutuki diri sendiri saat ia mengalami suatu kegalan dan terlarut terus dalam penyesalan dan ratapan yang tiada henti.

Begitu pentingnya humor dalam kehidupan seseorang, hingga dalam terapi psikologi, humor ditempatkan pada level yang cukup tinggi (baca, antara lain: Terapi Humor dalam Psikologi Islam oleh Rena Latifa).

Salah satu bentuk humor yang cukup "paten" dijadikan sebagai indikator tersebut adalah badhekan atau tebak-tebakan. Bahkan lebih dari sekedar humor, badhekan berkaitan pula dengan kecerdasan logika seseorang dalam menangkap, memahami dan mengurai suatu persoalan. Badhekan, meski tidak mutlak, juga bisa dijadikan alat ukur sejauh mana kadar ataupun tingkat relationship yang dimiliki seseorang dengan orang-orang lain terutama teman dan keluarga, sebab badhekan merupakan suatu hal (baca: tradisi) yang berkembang secara sosial, dapat diketahui seseorang hanya dengan melalui pergaulan dan interaksi dengan orang-orang lain—meski tidak menutup kemungkinan, dengan kecerdasan logika dan humor yang tinggi dalam diri seseorang, ia dapat langsung menebak secara cerdas badhekan yang diajukan kepadanya, toh tetap saja itu berhubungan dengan yang namanya "humor".

Sabtu, Juli 26, 2008

Perlunya Kesadaran Bangsa Serumpun*

Oleh Viddy A.D. Daery**

Indonesia
dan Malaysia baru saja membentuk Dewan Pakar atau Eminent Persons Group (EPG) yang diresmikan Presiden SBY dan PM Malaysia Ahmad Badawi di Kuala Lumpur. Forum 14 pakar kedua negara itu bertugas membahas berbagai masalah guna meredakan ketegangan jika kedua negara terlibat konflik.

Menurut Dr Pudentia, anggota EPG dari Indonesia yang membawahi bidang budaya, ketika saya wawancarai via telepon, EPG sedang mengumpulkan berbagai data untuk merumuskan berbagai masalah antara dua bangsa serumpun, yaitu Indonesia-Malaysia, yang sering tampak ''tidak mesra".

Pada awal Agustus ini, beliau mengunjungi wilayah Satun, Thailand Selatan, serta Kepulauan Andaman dan Nicobar. Di sana terdapat masyarakat Melayu yang di antaranya adalah keturunan Jawa. Karena itu, di Patani dekat Satun, ada Kota Gerisik, yang di masa lalu sering dikunjungi para pedagang dan ulama Gresik di zaman Sunan Gresik.

Baru-baru ini, Menkominfo Mohammad Nuh dan Menteri Penerangan Malaysia yang baru Datok Ahmad Shabery Chik dengan tim masing-masing bertemu di Hotel Nikko, Jakarta, guna persiapan penandatanganan MoU kerja sama penyiaran dan pers/media massa negara/publik, swasta, berbayar maupun komunitas.

Selain itu, terbuka kemungkinan masyarakat luas dari kedua negara serumpun menyumbang ide dan saran, mungkin terutama dalam hal penekanan penyadaran keserumpunan.

Faktanya, Indonesia-Malaysia merupakan satu saudara sedarah, pernah menjadi satu kerajaan besar Melayu Raya, yaitu pada zaman Sriwijaya abad 7-9 M dan zaman Majapahit abad 13-15 M.

Dalam seminar Bugis di Indonesia-Malaysia baru-baru ini terungkap bahwa Sultan Johor adalah berdarah Bugis, keturunan pahlawan Bugis yang melarikan diri dari Kerajaan Gowa, Makassar, ketika terjadi perang saudara dengan Bone, yang Belanda ikut memecah belah.

Tentu banyak yang tahu Sultan Negeri Sembilan Malaysia adalah keturunan Raja Minangkabau. Juga, terungkap dalam diskusi sastra penyair Selangor, Malaysia, di TIM Jakarta baru-baru ini bahwa raja Kelang, Selangor, adalah keturunan Jawa dari zaman Majapahit.

Belum lagi kalau menelusuri zuriah Sultan Pahang, Perak, dan Kedah yang masih punya hubungan darah dengan sultan-sultan Aceh dan Melayu Deli. Alhasil, memang Malaysia dan Indonesia berasal dari darah yang sama, tetapi kenapa menurut seorang penanya seminar dari Malaysia, ''Kok masyarakat Indonesia lebih benci kepada Malaysia daripada Israel dan sebaliknya lebih bangga bersahabat dengan orang Amerika, Eropa, dan Tiongkok daripada bersahabat dengan orang Malaysia? Padahal, TKI mencari makan dengan mudah di Malaysia, sebaliknya dipersulit dan diinterogasi berjam-jam kalau mau masuk Amerika dan Eropa???"

Peran Media Massa

Maka, ada kesadaran bahwa peran media massa sangat ampuh untuk membangun atau sebaliknya menghancurkan kesadaran bangsa. Itu sudah terbukti dalam kisruh Indonesia-Malaysia.

Dalam seminar di Jakarta tersebut, seorang Sekjen Dewan Kesenian Ponorogo mengaku ditelepon berbagai wartawan daerah maupun ibu kota. Dia diprovokasi agar memprotes Malaysia setelah maraknya isu Malaysia mengklaim Reog Ponorogo, padahal kemudian terbukti yang memainkan Reog Ponorogo di Malaysia adalah imigran Ponorogo yang menguasai wilayah Batu Pahat, Johor, sejak disewa Inggris sebagai kuli perkebunan kopi dan karet pada 1800-an.

Demikian juga, penyiksaan TKI Indonesia oleh majikan etnis Tiongkok dan India karena masalah perbedaan agama sehingga ada konflik soal daging babi dan tidak boleh salat yang berujung penyiksaan. Media massa jarang, bahkan 99 persen tidak ada yang menyebut soal majikan etnis Tiongkok dan India sehingga seakan-akan yang menyiksa adalah rumpun keluarga sendiri sesama Melayu/Jawa.

Selain itu, terungkap dalam seminar tersebut, Indon adalah sebutan sayang, bukan sebutan menghina. Bahkan, para TKI di Kuala Lumpur bangga dan menyebut diri mereka Indon untuk membedakan diri dengan Filipino dari Filipina dan orang Thai atau Siam dari Thailand atau orang Cham dari Kamboja karena wajah dan postur mereka sama persis dengan Indonesia. Tentu juga sama dengan orang Melayu Malaysia. Sesungguhnya dalam bahasa antropologi, mereka semua adalah satu ras besar Austronesia atau Austro-Polinesia.

Satu Rumpun Besar

Dengan demikian, pertemuan kerja sama dua menteri penerangan Indonesia-Malaysia bisa berarti hendak memupuk lagi kesadaran persaudaraan dan kekeluargaan satu rumpun besar. Sebab, memang sejak reformasi, semua tatanan hancur berantakan, digulung gelombang perubahan tanpa skenario dan semua meneriakkan hak masing-masing, terutama penonjolan hak-hak kaum minoritas sambil mengeliminasi atau menyepelekan hak masyarakat luas.

Apalagi terbukti dari beberapa dokumen yang ditemukan, perjuangan hak kaum minoritas itu didanai besar-besaran oleh yayasan-yayasan Zionis dari luar negeri. Karena itu, mereka tidak pernah kehilangan nyali dan tenaga untuk menantang perang kaum mayoritas.

Kalau kita ingat pada 1950-an, film-film Malaysia sangat digemari penonton Indonesia dan poster-posternya terpampang berminggu-minggu di bioskop-bioskop kecil di seluruh pelosok Indonesia. Sebaliknya, film-film Indonesia juga disukai penonton Malaysia dan posternya berkibar-kibar di pawagam-pawagam (bioskop kuno) seluruh negara bagian Malaysia.

Di layar TVRI dan RTM-1 Malaysia, setiap bulan ada siaran bersama Titian Muhibbah sepanjang pemerintahan Orde Baru. Tetapi, kini semua itu musnah ditelan prahara reformasi yang ditumpangi para penumpang gelap. Padahal, bisa saja di dalamnya ada niat tersembunyi untuk menghancurkan bangsa Indonesia.

* Dikutip dari Jawa Pos Online edisi 25 Juli 2008
** Viddy A.D. Daery , anggota tim ahli analis media staf khusus Menkominfo di Jakarta

Senin, Juli 21, 2008

"Error Log!" yang Sering Terlupakan .. (Seri Joomla!)*

Membuat mungkin gampang, tapi yang susah adalah merawatnya.

Pepatah ini barangkali berlaku juga buat website yang kita miliki. Yah, merancang dan membangun sebuah web, barangkali tidaklah susah-susah amat. Terlebih sekarang sudah ada paket website "siap saji" seperti Joomla! yang ibarat mie instan, hanya perlu "diseduh" sebentar untuk kemudian dapat disajikan dan dinikmati. Namun yang menjadi persoalan adalah merawatnya kemudian. Karena bukan tidak mungkin website yang telah kita bangun dan kembangkan sedemikian rupa, akan menjadi sia-sia gara-gara di-obok-obok orang. Tidak terkecuali untuk web yang berbasis Joomla!. Meski sistem sekuritas Joomla! bisa dibilang oke, toh Joomla! sudah demikian populernya, di mana merupakan "dilema" tersendiri bahwa anatomi sistem Joomla! (tentang tata letak file dan folder) tentu sudah tersebar luas juga sebagai rahasia umum "peta harta karun" website yang bersangkutan. Mau tidak mau kita harus lebih ekstra waspada. Terlebih jika web yang kita kelola bersangkutan dengan hajat dan kepentingan banyak orang. Entah karena web kita merupakan web komunitas yang menghimpun banyak orang dengan beragam pengetahuan dan kepribadian (baca: sifat), entah karena domain yang kita miliki cukup nyentrik hingga menjadi incaran banyak orang, entah karena ketatnya persaingan bisnis yang kita geluti, hingga tidak mungkin ada satu-dua orang yang "tidak suka" dengan kita dan berusaha mengacaukan segala sistem yang kita miliki—termasuk website kita, bla bla bla ...

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk lebih meningkatkan keamanan website kita. Hal yang terpenting tentu saja melakukan back-up secara rutin, termasuk setelah kita melakukan pembaharuan (update) template, komponen maupun modul, ataupun penambahannya. Selain kita bisa melakukan back-up dari kontrol panel hosting web, khusus untuk web Joomla! kita pun bisa melakukannya dari halaman belakang (back-end) web Joomla! kita dengan memanfaatkan komponen back-up seperti yang ada di Joomla! Extensions Directory.

Kedua, jika dianggap perlu, kita bisa juga melakukan modifikasi terhadap file maupun folder bawaan Joomla! seperti mengganti login default administrator hingga dapat mengacaukan "peta harta karun" kita.

Ketiga, pastikan permissions untuk folder-folder penting seperti administrator, components, includes dan modules tidak lebih dari 755 dan untuk file-filenya tidak lebih dari 644.

Keempat, dan ini yang mungkin sering dilupakan, periksa Error Log! secara berkala. Error Log! menyajikan daftar log (akses) ke website yang dianggap menyalahi ataupun membahayakan. Dari Error Log! inilah kita bisa mengetahui siapa-siapa yang berusaha "campur-tangan". Termasuk mendapatkan informasi tentang kekeliruan prosedur yang kita jalankan serta informasi tentang file dan ataupun folder yang perlu dibenahi— yang bisa mnejadi rujukan saat terjadi instalasi error komponen, modul, mambot ataupun template. Dari Error Log! inilah kita bisa memutuskan langkah atau solusi apa kemudian. Misalnya memblokir IP pengunjung yang dianggap "nakal". Kita bisa mengakses error Log!, dari halaman cPanel, web kita ataupun dengan memanfaatkan komponen semacam yang bisa didapatkan di Joomla! Extensions Direktory

Salam! :)

* dimuat juga di kolom Tutorial ID Joomla!

Selasa, Juni 10, 2008

Mengenal Jenis-jenis File Gambar (GIF,JPEG & PNG)

Dalam membuat sebuah situs ataupun mempercantik halaman blog—termasuk halaman profile seperti di Friendster dan situs komunitas lainnya—adakalanya kita menyisipkan gambar di dalamnya. Entah gambar statis ataupun gambar dinamis (animasi).

Sebenarnya ada banyak macam dan jenis gambar. Namun yang seringkali dipakai untuk tampilan web adalah GIF (berekstensi .gif), JPEG (berekstensi .jpg) dan PNG (berekstensi .png)—juga FLASH (berekstensi .swf) yang biasa digunakan untuk gambar bergerak dan atau video.

Di sini kita akan coba untuk mengenal masing-masing file GIF, JPEG dan PNG tersebut beserta perbedaannya.


GIF (Graphic Interchange Format)

File GIF digunakan untuk mengkompresi file asli sampai dengan 256 warna. Karena sangat tidak mungkin menggunakan file asli untuk ditampilkan ke web mengingat ukuran file asli (dalam bentuk bitmap) luar biasa besarnya.

File GIF bisa menghasilkan baik gambar statis maupun dinamis (animasi). Sangat cocok untuk gambar dengan pemisahaan warna yang jelas (tidak bergradasi) seperti logo & teks.


JPEG (Joint Photograph Expert Group)

Jika kita ingin menampilkan gambar foto ataupun gambar dengan detail yang rumit dan bergradasi, kita bisa menggunakan jenis file ini. File JPEG dapat menghasilkan gambar yang hampir seperti aslinya. File JPEG dapat menghasilkan warna sampai dengan 16 juta warna. Toh, warna yang disediakan oleh web browser hanya terbatas sampai dengan 216 warna. Namun demikian web browser akan menggantikan warna yang tidak tersedia dengan warna yang serupa yang tersedia, hingga tampilan gambar tetap akan terlihat cantik. Ukuran file JPEG biasanya lebih besar daripada GIF.


PNG (Portable Network Graphic)

File PNG bisa bekerja baik pada gambar dengan pemisahan warna jelas maupun bergradasi. File PNG terbagi atas PNG-8 dan PNG-24. PNG-8 dapat mengkompresi gambar dengan ukuran file lebih kecil daripada GIF. Sementara PNG-24 menyimpan file dengan ukuran yang lebih besar. PNG-24 biasa digunakan untuk gambar foto ataupun bergradasi, karena gambar yang dihasilkan akan lebih tajam. Kelebihan lainnya, PNG mendukung gambar transparansi.




















GIF (12KB)JPEG (6,78 KB)
PNG-8 (11,5 KB)PNG-24 (37 KB)

Contoh gambar dengan warna backgorund asli transparan
disertai efek outer glow warna putih (75 %) pada gambar
(dimensi gambar 150 px X 150 px)


(dirangkum dari berbagai sumber)

Sabtu, Mei 31, 2008

Blog: Tonggak Baru Kebangkitan Nasional Indonesia



PENGANTAR:


Hingar-bingar perayaan ke 100 Hari Kebangkitan Nasional berlalu sudah. Orang-orang pun telah kembali ke aktifitas seperti biasa. Bagi sebagian orang, perayaan ini barangkali memberikan kesan dan input tersendiri. Ada berbagai hal dan hikmah yang bisa dipetik darinya. Namun bagi sebagian lainnya, barangkali tak meninggalkan kesan apa-apa—terutama bagi mereka yang sudah terlalu disibukkan dan dijenuhkan dengan berbagai persoalan rutin sehari-hari yang dihadapi sehingga tidak mempunyai cukup waktu, bahkan untuk sekedar mengingat tentang Hari Kebangkitan Nasional yang telah berumur 1 abad. Catatan berikut tidak bermaksud mengangkat kontadiksi tersebut. Catatan ini hanya mencoba menelusuri kembali jejak Kebangkitan Nasional Indonesia, khususnya di masa sekarang. Sejauh mana pencapaian yang telah dilalui dari kebangkitan ini. Harapan saya, semoga catatan ini bisa menambah referensi dan spirit untuk kita tetap bersemangat menapak jejak yang telah diwariskan para pendahulu, untuk tetap memperjuangkan kemerdekaan dan kesejahteraan yang hakiki.




ENAM dasawarsa lebih sudah bangsa Indonesia merayakan kemerdekaannya dan satu abad sudah, tepatnya tanggal dua puluh Mei yang lalu, sejak Dr. Soetomo dan kawan-kawan mendirikan pergerakan Budi Utomo yang kemudian diperingati dan dirayakan sebagai (awal) kebangkitan bangsa Indonesia.


Artinya apa? Semestinya bangsa Indonesia sekarang telah dapat melaju dan bersaing dengan bangsa-bangsa lain dalam menggapai dan menyelaraskan kemajuan, di berbagai bidang. Usia enam dasawarsa (60 tahun) lebih adalah sebuah usia yang bisa dibilang cukup matang, ditambah satu abad (100 tahun) kebangkitan. Namun apa? Bangsa Indonesia sampai dengan hari ini, masih tetap sebagai bangsa kelas dua di berbagai bidang, bahkan menjadi bangsa terbelakang. Memang, tidak dinafikan, di beberapa bidang bangsa Indonesia telah mampu menyejajarkan diri dengan bangsa-bangsa lain, bahkan melampaui. Olimpiade sains yang telah sekian lama diikuti juga berbagai bidang olahraga seperti bulu tangkis, sebagai contoh, membuktikan bahwa bangsa Indonesia masih mempunyai benih-benih dan potensi-potensi yang bisa diandalkan. Toh, soal penegakan hukum, pendidikan, kesejahteraan rakyat serta berbagai kebijakan dan keadaan lainnya, masih berada pada titik nadir yang entah kapan menyeruak sebagai sebuah kepastian. Tingginya angka korupsi serta kerasnya gaung jerit rakyat di sana-sini, entah karena tercekik berbagai harga kebutuhan pokok yang semakin kuat menjerat atau bahkan karena kelaparan, dan sebagainya, membuktikan betapa Indonesia adalah bangsa yang absurd dan carut-marut.


Keadaan seperti inilah yang semakin mengentalkan keprihatinan di benak kita. Toh, bukan lantas kita hanya mengelus dada dan justeru mundur ke belakang. Rawe-rawe rantas, malang-malang putung! Justeru inilah tantangan bagi kita untuk terus berjuang membenahi nasib bangsa dan negeri ini, yang kata orang-orang tua kita dulu, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja.


Ya, Indonesia adalah sebuah negeri yang subur makmur. Sebuah bangsa yang kaya. Sebuah zamrud di katulistiwa. Ini tidak akan hanya menjadi dongeng dan mimpi—meski kenyataannya sekarang mungkin demikian—jika kita tetap optimis dengan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh generasi pendahulu, untuk tetap bangkit dan bergerak, membenahi segala kekurangan dan ketimpangan untuk kemudian menggapai dan mencapai kembali kemerdekaan yang hakiki.



Blog


Banyak sebenarnya jalan dan cara untuk kita melakukan perjuangan dan pergerakan guna memerangi penindasan yang masih ada sekarang dan mengangkat kembali derajat dan martabat bangsa ini. Jika para pejuang kita tempo dulu melakukan perlawanan terhadap penjajah dengan menulis pula di berbagai media—di antaranya pamflet dan suratkabar, kita pun masih bisa melakukannya. Terlebih sekarang dengan adanya internet, sebagai sistem jaringan global yang bisa menyiarkan berita maupun opini dan juga menghubungkan semua orang di seantero jagad ini secara online (baca: langsung dan bersamaan). Salah satunya melalui media blog. Dan ini memang telah dilakukan dan terbukti cukup ampuh untuk menggalang “kekuatan” dan opini bersama, menggalang nasionalisme bangsa ini. Kasus yang bisa diambil contoh adalah saat terjadi sengketa dengan bangsa jiran, Malaysia soal “pembajakan” lagu Rasa Sayange beberapa waktu yang lalu. Betapa dengan penuh semangat “nasionalisme” para blogger (pemilik atau penulis blog) dari Indonesia mengganyang dan menggempur habis-habisan Malaysia melalui tulisan-tulisan dan opini-opini—yang lazim disebut postingan—dalam blognya. Bahkan ada blogger Indonesia yang membuat blog khusus untuk “menyerang” Malaysia. Terhadap keadaan di dalam negeri pun, betapa banyak pula blog yang kritis dengan berbagai kebijakan dan peraturan yang dirasa tidak populer dan merakyat. Setiap kali ada peraturan ataupun undang-undang baru, pasti langsung disambut-gayung oleh para blogger. Ada juga yang menyoroti kinerja aparat maupun wakil rakyat yang dinilai korup. Juga kasus-kasus kekerasan, bencana alam, isu-isu politik dan sebagainya, hampir semuanya terangkat oleh blog. Tidak sedikit pula blogger yang membuat blog sebagai media berbagi ilmu dan pengetahuan. Dalam tataran yang lebih riil, banyak blogger pula yang mau langsung terjun ke masyarakat menyumbangkan kemampuan dan kepeduliannya—layaknya para pejuang tempo dulu yang dengan gagah berani mengangkat senjata melawan penjajah. Blogger Social Responsibily (BSR) adalah satu contoh wujud nyata kepedulian dan rasa nasionalisme blogger-blogger Indonesia terhadap negeri ini dengan kegiatan berupa mendirikan perpustakaan untuk anak Indonesia yang diistilahkan dengan Blogbrary.


Blog atau weblog merupakan website yang biasanya dikelola oleh individu dengan konten atau postingan yang cenderung dinamis (terus di-update) yang disusun secara kronolgis layaknya jurnal ataupun diary—kebanyakan disusun secara urut-balik; postingan terakhir ditampilkan lebih awal. Postingan yang ada biasanya dimungkinkan untuk dikomentari oleh pengunjung blog. Blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google, raksasa bisnis internet, pada akhir tahun 2002 (http://www.wikipedia.org). Adapun situs blog yang diduga pertama kali ada adalah halaman “What’s New” pada browser Mosaic yang dibuat oleh Marc Andersen pada tahun 1993. Mosaic adalah browser pertama sebelum adanya Internet Explorer bahkan sebelum Nestcape (http://belajarblog.blogsome.com). Adapun kegiatan blogging atau ngeblog di Indonesia sendiri sebenarnya telah terjadi seiring mewabahnya blog di berbagai negara lain, namun mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan pada dua-tiga tahun belakangan. Dan sekarang, banyak politisi, artis, selebritis dan para pengusaha yang memanfatkan blog pula untuk mempublikasi dan mengkampanyekan ide-ide dan pikiran-pikirannya, untuk berinteraksi dengan para fans, menjalin relasi dengan para klien atau untuk sekedar prestise dan menambah popularitas.


Blog merupakan media yang sangat menarik. Ini dikarenakan pengelolaan blog yang tidak begitu sulit dibandingkan pengelolaan website pada umunya. Bahkan bagi orang yang awam dengan internet dan kode-kode bahasa penulisannya. Dengan Sistem pengelolaan Konten (Content Management System atau CMS) yang ada pada blog, pengguna blog hanya dituntut untuk bisa membuat tulisan yang akan ditampilkan. Semua desain dan rangka (template) tampilannya telah disediakan dalam sistem layanan blog. Layaknya diary, kita tinggal mengisinya dengan tulisan, dengan postingan yang kita kehendaki. Hal lain yang tidak kalah menariknya, hampir semua blog dapat dimiliki secara cuma-cuma alias gratis. Banyak situs semacam Blogger.com yang menyediakan layanan cuma-cuma bagi siapa saja yang ingin memiliki blog. Tinggal registrasi pada situs tersebut dan satu, dua, tiga langkah berikutnya—yang sangat-sangat mudah dijalankan, blog pun sudah siap dimiliki dan ditampilkan di internet.




Blogger bukan Hacker


Memang sempat ada anggapan miring dan kekhawatiran terhadap blog, di mana blog disebut-sebut sebagai tempat atau media orang membajak hasil cipta dan karya orang lain utnuk ditampilkan di blognya. Blog juga dituding sebagai tempat menggunjing, mencemooh dan menyebarkan gosip. Lebih sinis lagi, blogger disamakan dengan hacker.


Namun, benarkah demikian adanya?


Jika ditinjau dari sifatnya yang bisa dimiliki oleh siapa saja, layaknya diary ataupun jurnal yang bisa dimiliki oleh semua orang, blog pun bisa diisi apa saja oleh pemiliknya. Entah itu hal baik ataupun hal buruk. Kebenaran ataupun kebohongan. Namun menyebut blog secara umum sebagai tempat pelecehan hak cipta dan tempat mengadu fitnah, itupun sangat berlebihan. Karena banyak pula blog yang berisi hal-hal yang bertolak belakang dengan semua itu. Dan menyebut blogger sebagai hacker, itu pun merupakan sebuah pelecehan terhadap blogger (kalau tidak disebut fitnah). Hacker layaknya diasosiasikan dengan orang jahat yang suka merusak sistem, meski penyebutan hacker untuk hal ini pun keliru adanya, yang semestinya cracker. Hacker adalah seseorang yang memiliki ketertarikan pada dunia komputer dan bekerja secara misterius dengan sistem operasi komputer apapun. Seringkali, para hacker adalah seorang programmer. Hacker dikenal memiliki pengetahuan mendalam tentang sistem operasi dan bahasa pemrograman. Mereka mengetahui berbagai celah dalam sistem dan mengeksploitasi sistem tersebut. Para Hacker terus-menerus mencari ilmu pengetahuan, saling berbagi tentang apa yang mereka temukan dan tidak pernah mengakibatkan kerusakan data. Cracker adalah seseorang yang membobol ke dalam atau melanggar integritas sistem dari mesin remote, dan menimbulkan kerusakan. Cracker, seringkali mendapatkan akses ilegal, merusak data, menghindari layanan user yang absah, atau pada dasarnya menyebabkan kerusakan pada target mereka. Cracker dengan mudah diidentifikasi karena tindakan mereka yang merusak (http://www.cirebonkota.go.id).


Ya, andai saja semua atau minimal lebih banyak lagi masyakat Indonesia melek internet dan mempunyai akses luas terhadap internet, tentu akan semakin banyak pula blog yang akan bertebaran. Dengan demikian, pengawasan terhadap sistem yang ada di negeri ini pun semakin kuat adanya. Masyarakat akan semakin dicerdaskan. Pembodohan-pembodohan publik akan semakin dapat dihindari. Yang pada ujungnya, kesejahteraan akan tidak mustahil lagi dapat diwujudkan untuk semua lapisan masyakarat di negeri ini. Karena bagaimanapun, blog adalah media independen yang masih bisa diharapkan kejujurannya. Blog yang tanpa pamrih. Tanpa mengharapkan imbalan dan tetek-bengek apapun. Hanya untuk menyuarakan kebenaran yang datang dari hati nurani.


Inilah mungkin pe-er berat yang masih perlu digarap. Perjuangan yang masih perlu kita jalankan bersama.


Viva blogger! Bangkitlah Indonesiaku!!

Rabu, Mei 14, 2008

Mem-Password Dokumen Ms-Excel & Ms-Word

DALAM membuat sebuah dokumen, adakalanya kita membutuhkan sebuah privasi ataupun proteksi untuk dokumen tersebut. Misalnya saja kita membuat sebuah laporan keuangan yang sifatnya rahasia yang semestinya boleh diakses hanya oleh beberapa pihak, sementara komputer tempat dokumen tersebut berada, merupakan komputer "umum". Contoh lain, kita sedang membuat konsep "surat cinta" yang sifatnya sangat pribadi yang kita simpan di flash-disk yang kadang dipinjam orang lain. ;)

Nah, untuk menyiasati hal itu, tentu kita memerlukan semacam "gembok" yang hanya kita—dan beberapa orang tertentu—saja yang bisa membukanya.


Mengunci Dokumen Ms-Excel & Ms-Word

Untuk membuat password pada dokumen Ms-Excel & Ms-Word, eksekusinya adalah pada saat kita menyimpan dokumen tersebut.


  1. Klik Save atau Save As
  2. Pada kotak dialog "Save As" yang kemudian muncul, cari & klik Tools --> General Options
  3. Pada kotak opsional "Save", masukkan password yang kita kehendaki, baik untuk membuka ataupun merubah dokumen kemudian, lalu centang box "Read-only"—jika diperlukan (lihat gambar.1a & gambar.1b)


    (gambar.1a)




    (gambar.1b)


  4. Ulangi password yang telah kita masukkan tadi (lihat gambar.2a s.d gambar.3b)


    (gambar.2a)



    (gambar.2b)



    (gambar.3a)



    (gambar.3b)


  5. Simpan dokumen dengan nama yang kita kehendaki

Membuka & Merubah kembali Dokumen Ms-Excel & Ms-Word yang ter-Password


  1. Untuk membuka dokumen yang telah simpan dengan disertai password, maka kita perlu memasukkan password tersebut dengan benar (sifatnya "case sensitive", yaitu huruf kecil harus ditulis dengan huruf kecil, begitupun sebaliknya; lihat gambar.4a s.d gambar.5b)


    (gambar.4a)



    (gambar.4b)



    (gambar.5a)



    (gambar.5b)


  2. Ada dua opsi membuka dokumen, yaitu "Read-only; hanya untuk dibaca" & "untuk kita sisipi perubahan". Untuk opsi Read-only, baik untuk dokumen Ms-Excel maupun Ms-Word, kita cukup klik tombol "Read-only" (lihat gambar.5a & gambar.5b). Namun jika kita ingin menyisipkan perubahan pada dokumen yang akan kita buka, untuk dokumen Ms-Excel, setelah kita klik tombol "OK" (gambar.5a) kemudian kita klik tombol "No" pada kotak perintah berikutnya (lihat gambar.6). Untuk dokumen Ms-Word, cukup klik tombol "OK" (gambar.5b)


    (gambar.6)


  3. Untuk dokumen yang kita buka dengan opsi "Read-only", jika ternyata kemudian kita harus melakukan perubahan dokumen, maka kita harus menyimpannya dengan nama dokumen lain (lihat gambar.7a s.d gambar.7c)


    (gambar.7a)



    (gambar.7b)



    (gambar.7c)




WARNING!!
Ingat baik-baik password yang kita buat. Karena alih-alih kita ingin mengamankan dokumen, yang ada akhirnya kita kehilangan dokumen itu karena kita tidak bisa membukanya!!


Selasa, April 08, 2008

Pengakuan*

Cerpen: Edgar Allan Poe

BENAR! Ya, aku memang sakit, sangat sakit. Tapi kenapa kau katakan aku telah kehilangan akal sehatku, kenapa kau katakan aku gila? Tidakkah kau melihat betapa sehat pikiranku? Tidakkah jelas aku tidak gila? Sungguh, rasa sakit itu justru membuat pikiran, perasaan dan indera-inderaku menjadi lebih kuat, lebih tajam. Pendengaranku terlebih menjadi lebih tajam. Aku dapat mendengar suara-suara yang tidak pernah aku dengar sebelumnya. Aku dengar suara-suara dari surga, dan aku dengar suara-suara dari neraka!

Dengar! Dengarlah, dan akan aku ceritakan bagaimana itu terjadi. Kaupun akan tahu betapa sehatnya pikiranku.

Sulit mengatakan bagaimana ide itu kali pertama masuk ke kepalaku. Tidak ada alasan untuk apa yang kulakukan. Aku tidak membenci orang tua itu, aku bahkan mencintainya. Dia tidak pernah menyakitiku. Aku tidak menginginkan uangnya. Aku kira itu karena matanya. Matanya yang menyerupai mata burung nazar, mata seekor burung bangkai yang menatap dan menunggui kematian seekor binatang, dan lalu memangsa bangkainya dan mencabik-cabiknya untuk dimakan. Saat orang tua itu menatapku dengan mata mautnya hawa dingin menyelimuti tengkukku, bahkan darahku menjadi beku. Hingga aku akhirnya merasa harus membunuh orang tua itu dan menutup mata itu selamanya!

Lalu kau pikir aku gila? Orang gila tidak dapat berpikir. Tapi seharusnya kau melihatku. Selama sepekan itu aku berusaha untuk tetap bisa bersahabat, dan akrab, dan sayang dengan orang tua itu.

Setiap tengah malam aku diam-diam membuka pintu kamarnya. Dan saat pintu itu sudah terbuka cukup lebar aku julurkan masuk tanganku, dan lalu kepalaku. Di tangan kugenggam sebuah lampu yang tertutup kain hingga tidak ada secuil pun cahaya tersorot. Dan aku pun terdiam di situ. Lalu, dengan hati-hati, kusingkapkan kain, hanya sedikit, hingga seberkas cahaya tipis tersorot melintasi mata itu. Selama tujuh malam aku melakukan ini, tujuh malam yang panjang, setiap malam di tengah malam. Selalu mata itu tertutup, hingga mustahil bagiku untuk melakukannya. Karena bukan lantaran orang tua itu aku merasa harus membunuh, tapi mata itu, Mata Setannya.

Dan setiap pagi harinya aku pergi ke kamarnya, dan dengan suara yang hangat, bersahabat aku tanyakan padanya bagaimana ia tidur. Dia tidak menyadari setiap malam, tengah malam, aku mengintai tidurnya.

Pada malam yang ke delapan aku lebih berhati-hati saat membuka pintu. Jarum jam yang berdetak pun lebih cepat dari gerakan tanganku. Tidak pernah sebelumnya aku merasa begitu yakin dengan kekuatanku; kini aku yakin berhasil.

Orang tua itu terbaring di sana tidak menyadari aku berada di pintu. Tiba-tiba dia bergerak. Kau mungkin mengira aku menjadi takut. Tapi tidak. Kegelapan kamarnya begitu hitam dan pekat. Aku tahu dia tidak dapat melihat terbukanya pintu. Aku teruskan membuka pintu itu, perlahan, lirih. Aku julurkan masuk kepalaku. Aku julurkan masuk tanganku, dengan lampu sorot yang tertutup. Tiba-tiba orang tua itu bangkit dan berteriak, “Siapa itu??!”

Akupun berhenti. Sesaat lamanya aku tidak melakukan gerakan apapun. Tidak juga kudengar dia kembali berbaring. Dia masih duduk, masih memperhatikan. Hingga kudengar suara, sebuah jerit halus ketakutan dari orang tua itu. Kini kutahu dia tengah duduk di tempat tidurnya, penuh ketakutan; aku tahu dia tahu keberadaanku. Dia tidak melihatku. Dia tidak dapat mendengarku. Dia merasakan keberadaanku. Kini dia tahu Kematian tengah berdiri di hadapannya.

Perlahan, sedikit demi sedikit, aku singkap kain penutup lampu, hingga seberkas, seberkas cahaya tersorot melintang—melintangi mata maut itu! Mata itu terbuka—lebar, terbuka lebar, dan kemarahanku menjadi saat ia menatap tajam kepadaku. Aku tidak dapat melihat wajah orang tua itu. Hanya mata itu, mata biru pekat itu, dan darah di tubuhku membeku seperti es.

Bukankah telah kukatakan padamu pendengaranku menjadi lebih tajam daripada biasanya? Kini aku dapat mendengar suara yang lembut, lirih, terburu, seperti suara jam yang terdengar di atas dinding. Suara detak jantung orang tua itu. Aku berusaha untuk tetap tenang. Tapi suara itu kian keras. Kecemasan orang tua itu kian menjadi sungguh. Dan seiring suara itu yang kian keras kemarahankupun kian memuncak dan kian menyakitkan. Bahkan lebih dari sekedar kemarahan. Pada malam yang lengang itu, dalam keheningan mencekam kamar tidur itu kemarahanku berubah menjadi katakutan—pada jantung itu yang berdenyut begitu keras yang kuyakin orang lain pun dapat mendengar. Tibalah saatnya! Aku menyeruak ke dalam kamar, berteriak, “Mati! Matilah!” Orang tua itu menjerit keras ketakutan saat kusergap dan kusekapkan selimut ke kepalanya. Masih juga jantungnya berdetak, tapi aku tersenyum karena kurasakan keberhasilan telah dekat. Untuk beberapa menit jantung itu tetap berdenyut, tapi akhirnya denyutan itu pun berhenti. Orang tua itu mati. Aku tarik kembali selimut dan kudekatkan telingaku ke jantungnya. Tidak ada suara. Ya. Dia mati! Mati seperti batu. Matanya takkanlah menggangguku lagi!

Lalu aku gila, katamu? Kau seharusnya melihat betapa hati-hatinya aku menyembunyikan mayat di mana seorang pun tidak dapat menemukannya. Mula-mula aku penggal kepalanya, lalu kedua lengan dan kakinya. Aku berhati-hati untuk tidak meninggalkan setetespun darah di atas lantai. Kubuka tiga papan yang menutup lantai, dan meletakkan potongan-potongan mayat itu ke dalamnya. Lalu kututupkan papan-papan itu kembali, dengan hati-hati, begitu hati-hati hingga tidak satu pun mata manusia dapat melihat papan-papan itu pernah terbuka.

Bersamaan kuselesaikan pekerjaan ini kudengar seseorang mengetuk pintu. Sekarang pukul empat pagi, namun cuaca masih gelap. Aku tidak takut, bagaimanapun, saat turun untuk membukakan pintu. Tiga orang berada di depan pintu, tiga orang petugas kepolisian. Seorang tetangga telah mendengar jeritan orang tua itu dan memanggil polisi; tiga orang ini yang telah datang untuk menyelidiki.

Aku menyilakan polisi-polisi itu masuk. Jeritan itu, kataku, adalah jeritanku, dalam mimpi. Orang tua itu, lanjutku, sedang pergi; dia pergi mengunjungi temannya di desa. Aku ajak mereka mengelilingi rumah, menyilakan mereka memeriksa, memeriksa dengan cermat. Kubawa mereka terakhir ke kamar orang tua itu. Layaknya mempermainkan mereka kuajak mereka duduk dan bercakap-cakap.

Sikapku yang ramah, tenang membuat polisi-polisi itu mempercayai ceritaku. Maka mereka pun duduk bercakap-cakap denganku dengan bersahabat. Tapi meski aku pun dapat beramah-ramah dengan mereka, aku berharap mereka akan segera pergi. Kepalaku pening dan ada suara aneh di telingaku. Aku keraskan suaraku, dan lebih keras. Suara itu pun semakin nyaring. Dan masih saja mereka duduk dan bertanya-tanya.

Lantas kutahu suara itu bukanlah di telingaku, bukan juga di dalam kepalaku. Seketika aku pun menjadi panik. Kukeraskan lagi suaraku dan lebih keras. Dan suara itu, pun, semakin keras. Suara yang lembut, lirih, terburu, seperti suara jam yang terdengar di atas dinding, sebuah suara yang kukenal benar. Makin keras suara itu, dan makin keras. Kenapa orang-orang itu tidak juga pergi? Makin keras, makin keras. Aku berdiri dan berputar-putar mengelilingi kamar. Kujatuhkan kursiku ke atas lantai untuk membuat lebih gaduh, untuk menutupi suara yang mengerikan itu. Aku bicara bahkan lebih keras. Dan masih juga orang-orang itu duduk dan bertanya-tanya, dan tersenyum. Mungkinkah mereka tidak dapat mendengarnya?

Tidak! Mereka dengar! Aku yakin itu. Mereka tahu! Kini merekalah yang mempermainkanku. Aku lebih menderita daripada yang kubayangkan, karena senyuman mereka, dan karena suara itu. Makin keras, makin keras, makin keras! Akupun tidak dapat menahannya lagi. Kutunjuk papan-papan itu dan berteriak, “Ya! Ya, aku membunuhnya. Angkatlah papan-papan itu dan kalian akan melihat! Aku membunuhnya. Tapi kenapa jantungnya tidak juga berhenti berdetak?! Kenapa tidak juga berhenti!?”

* dialihbahasakan dari cerpen The Tell-Tale Heart dalam antologi Edgar Allan Poe: Storyteller oleh Usman Didi Khamdani; dimuat di Suara Merdeka edisi Minggu, 23 Februari 2003

Rabu, Maret 19, 2008

Berbagai Keajaiban Mengiringi Kelahiran Nabi Besar Muhammad saw

Oleh Anisah Bahyah Hj Ahmad*

Kelahiran Nabi Muhammad saw pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun ke 53 sebelum Hijriah atau hampir satu setengah abad silam, merupakan pembuka rahmat bagi alam semesta.

Berbagai keajaiban mengiringi masa-masa menjelang, saat dan setelah kelahiran beliau. Berbagai keajaiban yang dapat dikategorikan juga sebagai irhash. Irhash merupakan peristiwa luarbiasa (keajaiban) yang dialami oleh manusia yang normal sebagai pertanda bakal kenabiannya kelak.

Irhash
dibagi menjadi tiga:



  1. Irhash yang dinyatakan di dalam kitab yang tidak boleh diubah atau dipindah


  2. Tanda-tanda kerasulan yang dibuktikan melalui berita-berita dari orang alim melalui ilham dan sebagainya


  3. Kejadian luarbiasa yang berlaku semasa kelahiran Nabi




Tentang berbagai keajaiban yang mengiringi masa-masa menjelang, saat dan setelah kelahiran beliau, masih banyak kaum muslimin yang belum ataupun tidak mengetahui peristiwa-peristiwa di balik kelahiran beliau Nabi Muhammad saw. Ini dikarenakan masih banyaknya rahasia yang belum terungkap.

Oleh karena itu penulis terpanggil untuk menyingkap kembali peristiwa-peristiwa di balik kelahiran beliau Junjungan Besar Nabi Muhammad saw.

Sebenarnya banyak keajaiban yang berlaku sebelum kelahiran Nabi Muhammad s.a.w.

Pertama, ibunya, Aminah, saat sedang mengandung Nabi, beliau tidak merasa susah sebagaimana dialami oleh ibu-ibu yang hamil lainnya.

Kehamilannya disadari melalui berita yang dibawa oleh malaikat yang datang kepadanya ketika beliau sedang tidur. Malaikat mengatakan bahwa beliau telah mengandung seorang Nabi dan Junjungan seluruh umat manusia.

Selain itu kehamilannya ditandai dengan haidnya yang terputus dan berpindahnya cahaya dari wajah Abdullah--suami beliau atau ayah Nabi--ke wajah beliau.

Kedua, ketika Nur Muhammad masuk ke dalam rahim Aminah, Allah memerintahkan malaikat supaya membukakan pintu surga Firdaus dan memberitahu semua penghuni langit dan bumi.

Tanah-tanah di sekitar kawasan tersebut yang kering menjadi subur, pohon-pohon menjadi rimbun dan berbuah lebat. Begitu juga hewan-hewan di darat dan di laut sibuk membicarakannya.

Ketiga, tentara bergajah yang disebut di dalam Alqur'an surat Alfil, datang menyerang kota Mekkah. Pimpinan tentara tersebut menunggang seekor gajah besar bernama Mahmudi.

Saat mereka hampir sampai ke kota Mekkah, gajah-gajah itu berhenti dan berbalik mundur dengan izin Allah.

Namun demikian, sekumpulan burung Ababil datang menyerang dan menghancurkan mereka sebagaimana yang disebut di dalam Alqur'an. Peristiwa ini amat menakjubkan dan diriwayatkan dalam buku-buku sejarah.

Keempat, Aminah turut mengalami mimpi yang menakjubkan. Beliau menengadahkan tangan ke langit dan melihat sendiri malaikat turun dari langit. Ia diumpamakan kapas putih yang terapung di angkasa.

Kemudian malaikat tersebut berdiri di hadapannya. Ia berkata, "Kabar bahagia untuk Saudara, wahai ibu daripada seorang nabi. Putera saudara itu menjadi penolong dan pembebas manusia. Namakan dia Ahmad."

Semasa kelahiran Nabi Muhammad saw, Aminah ditemani Asiah dan Maryam. Ini merupakan satu isyarat bahwa Nabi Muhammad lebih tinggi derajatnya dari Nabi Isa dan Musa.

Hal ini diterangkan dalam kitab Taurat dan Injil bahwa akan datang seorang nabi pada akhir zaman.

Semasa beliau Nabi dilahirkan, ibunya menyaksikan nur atau cahaya keluar dari tubuh beliau. Cahaya tersebut bersinar sampai ke Istana Busra di Syria.

Cahaya itu terlihat seolah-olah anak panah dan pelangi yang dapat terlihat dari kota-kota yang jauh.

Ada juga yang berpendapat bahwa cahaya itu menerangi seluruh dunia. Ini dapat dijelaskan oleh sumber-sumber Arab yang paling awal yang menyatakan bahwa suatu cahaya terpancar dari rahim Aminah saat beliau Nabi dilahirkan.

Aminah sendiri melihat beliau Nabi berbaring dengan kedua tangannya mengangkat ke langit seperti seorang yang sedang berdoa.

Kemudian Aminah melihat awan turun menyelimuti beliau dan pula mendengar sebuah seruan, "Bimbinglah ia mengelilingi bumi Timur dan Barat, supaya mereka tahu, dan dialah yang akan menghapuskan segala perkara syirik."

Sesudah itu awan tersebut lenyap dari pandangan Aminah. Setengah riwayat menyatakan Nabi dilahirkan dalam keadaan memandang ke arah langit sambil meletakkan tangannya ke tanah sebagai tanda ketinggian martabatnya dari semua makhluk.

Dikatakan juga pada malam kelahiran beliau, berhala-berhala yang terdapat di Ka'bah mengalami kehancuran.

Menurut riwayat dari Abdul Mutalib, "Ketika aku sedang berada di Ka'bah, tiba-tiba berhala jatuh dari tempatnya dan sujud kepada Allah. Lalu aku mendengar suara dari dinding Ka'bah berkata, 'Telah lahir nabi pilihan yang akan membinasakan orang kafir dan mensucikanku dari berhala-berhala ini dan akan memerintahkan penyembahan kepada Yang Mahamengetahui.'"

Selain peristiwa-peristiwa tersebut, di tempat yang lain terjadi pula peristiwa yang menakjubkan. Satu goncangan terjadi di istana Kisra dan menyebabkan istana tersebut retak, manakala empat belas tiang penyangganya runtuh. Hal ini merupakan satu di antara tanda-tanda keruntuhan kerajaan tersebut.

Juga, api di negara Parsi yang tidak pernah padam hampir selama seribu tahun telah padam dengan sendirinya. Api tersebut merupakan api sembahan orang-orang Majusi yang dianggap sebagai tuhan. Peristiwa itu amat mengejutkan orang Parsi.

Dalam waktu yang sama, pada malam kelahiran Nabi, Tasik Sava yang dianggap suci tenggelam ke dalam tanah.

Setelah beliau lahir, tembakan bintang menjadi sering sebagai tanda bahwa pengetahuan iblis dan jin tentang perkara ghib sudah tamat.

Dalam riwayat yang sahih dan masyhur, ketika beliau Nabi diasuh oleh ibu susunya yaitu Halimatus Sa'diyah, ladang-ladang Halimah kembali menghijau setelah mengalami kemarau.

Begitu juga binatang-binatang ternaknya seperti kambing mengeluarkan susu yang banyak. Selain itu, Nabi tidak pernah diganggu walaupun oleh seekor lalat termasuk juga pakaian beliau.

Halimah dan suaminya juga beberapa kali melihat gumpalan awan kecil di atas kepala Nabi melindungi beliau dari panas matahari.

Ketika berusia empat tahun, saat beliau sedang bermain-main dengan saudara susuannya, tiba-tiba datang dua malaikat mendekati beliau yaitu malaikat Jibril dan Mika'il.

Kedua malaikat itu lalu membelah dada beliau dan mengeluarkan segumpal darah dan mencuci gumpalan darah itu dengan salju. Ada yang meriwayatkan bahwa gumpalan darah itu dicuci di dalam bejana emas dengan air zam-zam, lalu diletakkan kembali di tempatnya semula.

Hal ini jelas sebagaimana diterangkan dalam surah Al-insyirah ayat 1: "Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (wahai Muhammad)?"

Berdasarkan peristiwa tersebut jelaslah kelahiran Nabi Muhammad saw mempunyai keistimewaan tersendiri. Ini karena beliau adalah khatamul-anbiya, penutup para nabi.

Kejadian-kejadian luar biasa ini telah membuktikan kepada kita kemuliaan beliau di sisi Allah, sekaligus sebagai bukti kerasulannya.

Di samping bukti-bukti tersebut dijelaskan pula di dalam kitab-kitab terdahulu seperti Taurat, Zabur dan Injil tentang beliau sebagai rasul yang terakhir.

* Anisah Bahyah Hj Ahmad, pengajar di Kolej Poly-Tech MARA, Batu Pahat, Johor, Malaysia. Artikel ini diadaptasi dari sebuah tulisan Anisah di milis myMasjid. Didownload pada 19 Maret 2008