Maklumat

Khusus untuk konten-konten sastra seperti puisi, cerpen dan esai silahkan kunjungi http://blog.edelweis-art.com. Terima kasih (Penulis)

Senin, Oktober 27, 2008

OPRASI = (BASA-)BASI


wingi ana wong mati
ketabrak goning gili
nganggo motor ketabrak mobil
pecah ndase
ancur awake
gara-garane panik
ngindari polisi
sing lagi oprasi

mbuh,
jan-jane aku ra ngerti
oprasi ora malah
gawe tertib lalu lintas
malah nambah kecelakaan
lan onare dalan
kaya' sing wis-wis
wong-wong pada blingsatan
yen kepapag ana oprasi
ning dalan
blingsatan
pada kabur sakentrang-kentrang
gawe ruwed
gawe semrawude dalan
tapi
--jarene
mending
daripada kecekel
seket, satus ewu
bisa-bisa
melayang

mbuhlah
wong-wong ya kadang ora tertib aturan
nganggo motor ora lengkap surat-surate
nganggo motor sering klalen karo keslametane
--endas gundul ora nganggo helm
tapi polisine ya kadang semrawud
oprasi kadang seenake deweke duwe wudel
maen tilang maen cekel
sing akhir-akhire ya UUD
: ujung-ujunge duwit
soale dong anuk kasuse pada
kaya' wong liwat nganggo motor ora nganggo helm
nglangar ngarepe kantor polisi
ora dilipri
tapi dong pas lagi oprasi ...
mati!!

Indonesia memang negara badut
karena akehe penghunine badut-badut
mbuh pejabate mbuh rakyate
akehe senenge mbadut
sing polahe kadang gawe
weteng mules pengin ngentut
duut!!!

2008

Selasa, Oktober 21, 2008

Utak-atik Joomla! di PC dan Laptop Pribadi

Ini memang bukan hal baru. Namun jika Anda belum mengetahuinya, maka tulisan ini mungkin layak untuk Anda simak. Ya, menjalankan Joomla! dari PC atau laptop Anda.

Sebagaimana kita maklumi bersama, penulisan script Joomla! menggunakan dokumen PHP, di mana untuk mengolah script yang ada dibutuhkan sebuah server. Berbeda dengan HTML dan atau JavaScript yang bisa langsung dieksekusi atau ditampilkan oleh web browser semacam Firefox dan Internet Explorer. Ini yang menyebabkan mengapa Joomla! sulit dijalankan pada komputer Windows. Namun, banyak jalan menuju Roma. Sulit bukan berarti tidak bisa, bukan?

Untuk menjalankan Joomla! di PC ataupun laptop yang berbasis Windows, kita bisa menggunakan paket server instan yang terdiri dari Apache, MySQL dan PHP yang terangkum dalam paket WampServer yang merupakan pengembangan dari WAMP5. Meski WampServer memang bukan satu-satunya paket server instan untuk Windows—sebut saja yang lain misalnya PHPTriad, XAMPP dan Reactor Server, namun instalasi dan pengoperasian WampServer yang simpel dan user friendly, membuat WampServer patut dijadikan rujukan.

Hingga tulisan ini dibuat, WampServer telah dirilis hingga versi 2.0 yang bisa didownload secara GRATIS dari situsnya yaitu www.wampserver.com. Dan uraian berikut ini mengacu pada versi tersebut.


  1. Download file WampServer 2.0 dari www.wampserver.com/en/download.php

  2. Buka dan instal file WampServer 2.0 yang telah selesai didonwload dengan mengikuti petunjuk yang ada

  3. Saat pertama kali file WampServer 2.0 dibuka akan muncul peringatan seperti gambar di bawah; tekan "Yes" untuk melanjutkan proses instalasi, kecuali jika sebelumnya Anda telah menginstal WampServer versi 1.x maka Anda harus meng-uninstalnya terlebih dahulu

  4. Pada bagian "Select Destination Location", secara default instalasi Wampserver akan tersimpan di folder c:\wamp, namun jika Anda ingin menempatkannya di folder lain, klik tombol "Browse" di samping kanannya lalu pilih folder yang dikehendaki

  5. Pada bagian "Select Additional Tasks", centang kotak "Create a Quick Launch icon" untuk membuka pilihan mengaktifkan WampServer langsung selesai proses instalasi dan atau centang kotak "Create a Desktop icon" untuk membuat ikon Wampserver di layar deskop

  6. Pada bagian "PHP mail parameters" biarkan parameter sebagaimana adanya, langsung tekan "Next" untuk melanjutkan

  7. Setelah proses instalasi selesai, secara otomatis WampServer akan aktif yang diindikasikan dengan munculnya ikon Wampserver di pojok kanan bawah desktop seperti terlihat pada gambar di bawah. Untuk mengaktifkan WampServer secara manual bisa dengan mengklik ikon Wampserver yang ada di layar desktop atau dengan membukanya dari menu Programs (Start —> Programs —> WampServer —> Start WampServer). Untuk menonkatifkan WampServer bisa dengan mengklik kanan ikon aktif WampServer lalu pilih "Exit"

  8. Saat baru diaktifkan, mula-mula sebagian ikon aktif WampServer berwarna merah, tunggu hingga warna merah tersebut hilang berganti dengan warna putih semua dan WampServer pun siap digunakan. Untuk menguji apakah WampServer telah benar-benar aktif atau belum, buka alamat http://localhost dengan web browser yang ada atau dengan mengklik ikon aktif WampServer lalu klik "Localhost" di bagian paling atas shortcut list (lihat gambar di bawah), jika berhasil maka akan tampil halaman depan (homepage) WampServer

Sekarang saatnya menginstalasikan Joomla!.

  1. Donwload file Joomla! dari www.joomla.org/download.html baik untuk Joomla versi 1.0.x maupun versi 1.5.x

  2. Ekstrak file Joomla! yang telah didownload ke dalam folder www di dalam folder instalasi WampServer (c:\wamp atau yang ditentukan sebelumnya)

  3. Ganti nama folder file Joomla! hasil ekstrak, misalnya dengan joomla1 atau joomla15

  4. Buka file Joomla! tersebut dengan menggunakan web browser dengan mengetikkan alamatnya (misal http://localhost/joomla1 atau http://localhost/joomla15) untuk memulai proses instalasi

  5. Ikuti langkah-langkah instalasi secara berurutan

  6. Pada bagian "Pre-installation Check", jika muncul peringatan misalnya "PHP magic_quotes_gpc setting is 'OFF' instead 'ON'" untuk Joomla! versi 1.0.x atau peringatan bahwa "Display Errors" seharusnya "Off" untuk Joomla! versi 1.5.x, kita bisa mengatur ulang settingan tersebut dengan cara mengklik ikon aktif WampServer —> PHP —> PHP settings lalu klik settingan yang dimaksud untuk mengaktifkan ataupun menonaktifkannya—jika muncul peringatan seperti pada gambar di bawah, klik "OK", setelah itu klik kembali ikon aktif WampServer lalu pilih "Restart All services". Jangan lupa refresh halaman "Pre-installation Check" hingga semua settingan yang disyaratkan terpenuhi, lalu lanjutkan ke bagian berikutnya

  7. Pada bagian "Step 1" pada Joomla 1.0.x atau bagian "Database" pada Joomla! 1.5.x, isi konfigurasi sebagai berikut:

    • Hostname: localhost

    • MySQL User Name: root

    • Password: [kosongkan]

    • MySQL Database Name: [terserah, misal proyek_joomla1, joomla atau database_joomla]

    • MySQL Table Prefix: [misal jos_]


  8. Pada bagian "Step 2" & "Step 3" pada Joomla 1.0.x atau bagian "Configuration" pada Joomla! 1.5.x, isi nama situs, email pribadi dan password untuk login ke halaman administrator (back-end) Joomla!

  9. Khusus Joomla! 1.5.x, pada bagian "FTP Configuration" (sebelum bagian "Configuration"), pilih "No" pada "Basic Settings"

  10. Jangan lupa pilih "Install Sample Data" pada bagian "Step 1" pada Joomla! 1.0.x atau "Configuration" pada Joomla 1.5.x

  11. Terakhir, setelah selesai, hapus folder installation yang ada di folder Joomla! di folder www

Nah, sekarang Joomla! pun ready dijalankan dan kita bisa masuk ke halaman administrator dengan username admin dan password seperti yang telah kita pilih sebelumnya untuk mengutak-atik Joomla!, dengan tanpa was-was lagi dengan koneksi internet yang bisa putus sewaktu-waktu, of course, fulus kita pun akan sedikit terhemat karena kita tidak memerlukan biaya lagi untuk mengakses internet.

Selamat ber-Joomla!

Senin, Oktober 13, 2008

Merubah Background Desktop Windows Menjadi Gambar Animasi dengan Flash

Lazimnya, tampilan gambar background pada desktop adalah sebuah gambar yang statis. Toh, bukan berarti kita tidak bisa menampilkan gambar bergerak (animasi) pada desktop. Ya, kita bisa menjadikan animasi sebagai tampilan background desktop dengan bantuan Flash. Of course, ini akan menjadikan kejenuhan kita kala bekerja di depan komputer sedikit terobati.

Mungkin Anda pun sebenarnya telah mengetahui pula hal ini. Namun, jika Anda belum tahu caranya, Anda bisa menyimak uraian berikut ini.

Saya ambil contoh animasi yang akan ditampilkan berupa flash movie sea-animals.swf yang file-nya saya sertakan (silahkan klik download di bagian akhir tulisan ini untuk mengunduhnya). Ide awal dari "sea-animals" ini adalah dari anak saya, Nurul (1,5 tahun) yang sangat menggemari dunia bawah laut. Saking gemarnya, film-film yang menceritakan tentang kehidupan bawah laut, tak bosan-bosannya ia tonton saban waktu, selain Kungfu Panda dan Barney sebagai favoritnya. Di laptop kebetulan saya mempunyai sebuah gambar kumpulan hewan laut yang saya download dari sebuah situs yang saya lupa alamatnya. Saya jadikan kemudian gambar tersebut sebagai tampilan desktop pada laptop karena Nurul pun suka nimbrung saat saya sedang di depan laptop. Tiba-tiba timbul ide dalam pikiran saya, kenapa tidak dijadikan saja gambar itu sebagai animasi?? Sambil membuka program Flash 8, dengan bantuan Photoshop, saya pilah-pilih gambar-gambar yang bisa mewakili. Mula-mula saya ambil gambar lumba-lumba dan mengimpornya ke dalam Flash. Saya coba utak-atik ... Kemudian saya ambil lagi gambar paus, lalu hiu, kuda laut dan ubur-ubur. Satu persatu ... hingga jadilah sebuah movie. Upss.. tapi rasanya masih ada ruang kosong. Akhirnya saya ambil gambar ikan, dan masih dengan bantuan Photoshop, saya duplikasi gambar tersebut menjadi tujuh ekor yang bergerombol. Saya coba putar lagi. Ready! Dan setelah saya masukkan gambar background, akhirnya saya save dan terakhir saya publish juga ke HTML (agar bisa dijadikan sebagai tampilan background desktop, karena selain bisa menampilkan gambar statis, desktop juga bisa menampilkan file HTML sebagai background-nya). Oke, sekarang tinggal membukanya di desktop. Yes!!

Saya pun mencoba mendiskusikan hasilnya dengan istri saya, apa-apa yang kurang. "Ubur-uburnya kalau bisa jalannya jangan terusan gitu dong, Yah, terputus-putus gitu..," komentar istri saya memberi masukan. He he he .. bener juga. Saya pun mengedit kembali si ubur-ubur. Then ... jadi deh, flash movie seperti yang dapat Anda lihat di bawah ini.



Bingung?? He he he .. oke, gini:

Pertama, buat flash movie yang kita inginkan seukuran desktop (misal 800x600 px atau 1024x768 px)

Kedua, jika sudah jadi, publish juga flash movie ke format HTML. Pastikan browser di komputer atau laptop Anda telah menyediakan flash player, jika belum, silahkan download dan instal terlebih dulu dari sini

Ketiga, edit background desktop, bisa dengan melalui menu Display di Control Panel atau klik kanan di sembarang tempat pada tampilan desktop lalu pilih Properties hingga akan muncul gambar berikut:



Klik menu Desktop lalu klik Browse. Cari file HTML yang berisi flash movie yang akan kita jadikan background lalu klik Open, setelah itu klik OK.



Keempat, agar tampilan gambar desktop lebih maksimal tanpa "terganggu" tampilan ikon-ikon program dan folder, kita bisa menyembunyikan ikon-ikon tersebut dengan cara .. klik kanan pada desktop, pilih Arrange Icons By -> Show Desktop Icons. Lihat gambar a di bawah. Jika yang muncul seperti gambar b di bawah, arahkan pointer di bagian pojok desktop lalu klik kanan hingga muncul tampilan seperti gambar a di bawah.



gambar a

gambar b


Download "Sea Animals" (32 KB)

Catatan: Ekstrak terlebih dahulu file yang telah didownload. Jangan pisahkan file sea-animals.html & sea-animals.swf, tetap tempatkan dalam satu folder. Jika tidak, maka animasi tidak dapat dijalankan pada desktop.