Maklumat

Khusus untuk konten-konten sastra seperti puisi, cerpen dan esai silahkan kunjungi http://blog.edelweis-art.com. Terima kasih (Penulis)

Minggu, Maret 11, 2018

Mengubah (Kumpulan) Foto Jadi Video

Salah satu fitur yang dimiliki oleh VSDC adalah membuat slideshow atau rangkaian gambar dalam bentuk video. Ya, jika Anda mempunyai kumpulan foto sebuah kegiatan (misalnya jalan-jalan atau reuni) dan ingin menikmatinya dengan lebih asyik melalui layar komputer atau televisi, Anda bisa membuatnya menjadi sebuah video menggunakan VSDC. Silahkan ikuti tutorialnya di bawah ini.

1. Memulai

Untuk mulai membuat slideshow, silahkan buka Aplikasi VSDC lalu pilih Create slideshow kemudian tentukan nama Project dan pengaturan lainnya seperti resolusi, ukuran (lebar dan tinggi), frameratebackground dan lain-lainnya, lalu klik Finish


2. Memuat, Menambah dan Menghapus File

Klik Add files lalu cari dan pilih atau blok file foto atau gambar yang akan dirangkai lalu klik Open untuk memuat gambar yang akan digunakan. Ini berlaku pula jika kita ingin menambahkan file lain yang biasanya tidak berada dalam satu folder dengan file sebelumnya. Untuk memuat atau menambahkan file kita juga bisa menyeret langsung file dari folder penyimpanan ke dalam kotak atau area di bagian bawah aplikasi. Adapun untuk menghapus file cukup klik pada file yang dimaksud lalu klik tombol del atau delete pada keyboard. Untuk menghapus beberapa file, sebelum klik tombol delete, klik dan tahan tombol shift atau ctrl lalu klik pada file-file lain yang akan dihapus juga baru kemudian klik tombol delete. Untuk menghapus file secara keseluruhan, klik menu Remove - Remove all files.

Memuat atau menambahkan file

Pilih atau blok file yang akan digunakan

Proses pemuatan file (tunggu sampai selesai)

File telah dimuat

Menghapus semua file

3. Memberikan Efek Transisi

Dengan VSDC kita bisa memberikan efek transisi/perpindahan antar gambar sehingga tampilan bisa menjadi apik, baik seragam, berbeda-beda maupun acak. VSDC menyediakan lebih dari 300 efek transisi yang bisa dimanfaatkan. Sangat lumayan untuk sebuah aplikasi gratis. :D

Untuk memberikan efek transisi, klik tanda panah yang berada di antara dua gambar. Untuk menambah efek pada transisi gambar lainnya, klik dan tahan tombol shift atau ctrl pada keyboard lalu klik tanda panah lainnya yang dimaksud. Untuk memilih semua transisi klik menu Select all - Select all effects.

Memilih semua transisi

Transisi yang terpilih akan diberi garis bingkai bolder

Setelah kita menentukan transisi mana saja yang akan diberikan efek, selanjutnya pilih dan klik efek yang akan digunakan lalu klik Add effect. Efek ini akan berlaku seragam untuk semua transisi yang kita pilih. Untuk memberikan efek transisi secara acak, kita bisa klik Add effect - Add a random effect atau Add random effects for all files untuk memberikan efek secara acak pada semua transisi file yang ada (tidak hanya yang telah kita tentukan).

Daftar kelompok efek (kiri), detail efek (tengah), preview efek terpilih (kanan)

Memberikan efek secara acak untuk semua transisi

Ikon panah transisi yang telah diberi efek akan berwarna hijau

Untuk mengubah efek yang telah dipilih, caranya sama seperti saat menambahkan efek, yaitu dengan mengklik transisi-transisi yang akan diubah efeknya, lalu pilih efek baru yang diinginkan pada daftar efek lalu klik Add effect. Adapun untuk membuang efek transisi, setelah memilih transisi-transisi, klik tombol delete pada keyboard atau klik menu Remove - Remove all effects untuk membuang efek pada semua transisi (bukan hanya yang dipilih).

4. Menyimpan

Setelah efek selesai diberikan, klik Apply setings (lihat gambar di atas). Kita pun akan dibawa ke tampilan utama VSDC. Klik Preview untuk melihat video yang telah dihasilkan (lihat gambar di bawah). Jika kita telah cocok dengan hasil yang ada, kita bisa langsung melanjutkan untuk menyimpannya sebagai video. Jika tidak, kita pun masih bisa untuk memperbaharuinya.

Klik Preview untuk menampilkan video

Preview Video

Untuk menyimpan video yang dihasilkan, klik menu Export Project lalu tentukan jenis, format dan profile serta nama dan tempat penyimpanannya. Jika sudah klik tombol Export Project (berada pada bagian paling kanan pada gambar pertama di bawah ini). Jika muncul popup Export, klik tombol Continue untuk melanjutkan. Tunggu hingga video selesai dibuat.

Mengatur jenis dan format video

Mengatur nama dan tempat penyimpanan serta profile video

Popup Export

Video telah selesai dibuat


Adapun untuk mengedit ulang video yang telah dihasilkan, pertama, klik Sprite yang ada pada kotak Objects explorer. Setelah itu, klik menu Editor, lalu klik Run Wizard dan pilih Edit sprite. Kitapun akan dibawa kembali ke tampilan editor slideshow.


Demikian tutorial sederhana untuk membuat slideshow menggunakan VSDC. Sebenarnya masih banyak fitur lainnya yang bisa digunakan seperti mengatur durasi transisi yang bisa dibeda-bedakan, membuat tampilan gambar atau video seperti gambar atau video jadul, memberi teks pada video atau masing-masing gambar, dan sebagainya. Silahkan explore lebih lanjut sendiri karena memang VSDC, salah satu keunggulannya selain gratis tentu saja, adalah mudah dipelajari dan digunakan.

Jumat, Maret 02, 2018

VSDC Free Video Editor: Aplikasi Gratis yang Bisa Diandalkan

Ada kalanya kita mengalami kendala atau kebutuhan tertentu dengan video atau foto-foto yang kita miliki. Misalnya ada beberapa bagian dalam video yang akan kita publikasikan yang kita rasa cukup menggangu atau terlalu pribadi, yang mesti kita hilangkan. Atau kita ingin menggabungkan beberapa video yang kita miliki menjadi sebuah video, atau membuat foto-foto kita menjadi sebuah rangkaian slideshow yang menarik. Atau kita ingin menyisipkan teks, memberi efek khusus bahkan menyisipkan video lain ke dalam video yang kita miliki. Atau kita ingin membuat sebuah video tutorial yang bahan-bahannya diambil dari beberapa video, audio dan gambar. Dan lain sebagainya.

Jika kita mencari aplikasi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan kita tersebut di internet, sebenarnya akan kita temukan banyak. Namun sayangnya, kebanyakan tidaklah gratis. Atau, kalaupun gratis, biasanya ada batasan-batasan yang tidak mengenakkan seperti hanya bersifat trial (hanya dapat digunakan dalam jangka waktu pendek), fitur-fitur utamanya dikunci, durasi video yang dihasilkan pendek, atau ada tempelan watermark pada video yang telah kita edit atau buat. Toh, tidak semua yang gratis juga jelek. Satu di antaranya adalah VSDC yang dibuat oleh Flash-Integro LLC, cabang dari Vector Ltd yang bergerak dalam pengembangan software multimedia yang bersifat gratis. Ya, berbeda dari aplikasi-aplikasi gratis lainnya yang biasanya membatasi pada penggunaan fitur-fitur utamanya, VSDC Free Video Editor justeru dirilis secara lengkap untuk semua fiturnya. Versi berbayarnya adalah penambahan fitur yang bisa digunakan oleh para profesional seperti pengaturan lebih lanjut (advanced settings) untuk parameter spline dan pengubahan ukuran (resizing), resolusi subpiksel yang lebih tinggi, juga dukungan layanan teknis yang lebih diprioritaskan.




Jadi, tunggu apalagi? Silahkan buka www.videosoftdev.com/free-video-editor untuk mengunduh VSDC Free Video Editor dan Andapun akan tidak lagi galau dengan kendala-kendala pada video-video yang Anda miliki ;)

Kamis, Maret 01, 2018

Membuat Video Tutorial dengan CamStudio (Gratis!!)

Bagi Anda pengguna Windows yang sedang bingung mencari aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat tutorial semacam panduan cara menginstal atau menjalankan aplikasi, panduan pengerjaan laporan menggunakan excel, dan lain sebagainya, CamStudio dapat dijadikan alternatif yang sangat bermanfaat, terutama karena sifatnya yang gratis untuk digunakan baik untuk keperluan pribadi atau nirlaba maupun komersial.

Seperti dijelaskan pada situs penyedianya, CamStudio.org, "CamStudio mampu merekam semua aktivitas layar dan audio di komputer Anda dan membuat file video AVI standar industri dan dengan menggunakan SWF Producer bawaannya dapat mengubah AVI tersebut menjadi video Streaming Flash yang ramping, yang berarti, hemat bandwidth (SWFs)."

Untuk mendapatkan aplikasi CamStudio, silahkan kunjungi situs penyedianya seperti tersebut di atas lalu cari tautan untuk mengunduhnya. Untuk menginstal CamStudio ke komputer Anda, silahkan ikuti baik-baik petunjuk di bawah ini, karena akan ada 'jebakan batman' jika Anda tidak jeli ;)

1. Klik dua kali pada file camstudio.exe yang telah Anda unduh


2. Klik Next


3. Klik Accept


4. Nah, di sini yang saya maksud 'jebakan batman'. Seperti aplikasi-aplikasi gratis lainnya, saat menginstal CamStudio, kita akan ditawari aplikasi lain pula untuk diinstal di komputer kita. Sebenarnya ini tidak sepenuhnya jebakan sih, karena jika ternyata Anda membutuhkannya, ini bisa menjadi semacam rejeki tambahan pula karena tidak perlu susah-susah mencarinya. Silahkan klik tombol Accept untuk mengintal aplikasi yang ditawarkan, atau klik Decline jika Anda memang tidak membutuhkannya


5. Selanjutnya proses penginstalan CamStudio akan berjalan. Tunggu hingga selesai


5. Klik Finish


6. Wait! Di sini Anda harus jeli pula. Setelah Anda klik Finish, kembali Anda akan ditawari aplikasi lainnya. Dan, it's up to you. Jika Anda memang tidak membutuhkannya, silahkan klik kembali tombol Decline


7. Nah, sekarang baru benar-benar selesai. Silahkan klik Close untuk mengakhiri. Jika Anda ingin langsung membuka aplikasi CamStudio, maka biarkan tanda centang pada bagian Launch the application on exit


Sekarang aplikasi CamStudio telah siap Anda gunakan :)


Beberapa Petunjuk Penggunaan


1. Memulai, menjeda, mengakhiri rekaman. Kita bisa melakukannya dengan mengklik menu File lalu pilih Record untuk memulai, pilih Pause untuk menjeda atau menghentikan sementara rekaman dan pilih Stop untuk menghentikan rekaman. Kita juga bisa memulai rekaman dengan mengklik tombol bulat berwarna merah dan mengklik tombol kotak berwarna biru untuk mengakhiri. Untuk menjeda rekaman, kita bisa juga gunakan tombol kotak hitam terbelah di antara tombol Record dan tombol Stop.



2. Mengatur area rekaman. Ada 4 pilihan area yang tersedia, yaitu Region, Fixed Region, Window dan Full Screen.  Untuk memilihnya, silahkan klik menu Region lalu tentukan area yang akan digunakan lalu klik tombol Record untuk memulai rekaman.


Region digunakan jika kita ingin menentukan area secara bebas baik posisi maupun ukurannya. Setelah mengklik tombol Record kita akan diminta untuk menentukan area yang akan direkam. Setelah itu, proses rekaman pun akan berjalan.

Fixed Region hampir sama dengan Region, bedanya ukurannya harus kita tentukan sebelumnya.

Window akan merekam aktifitas yang ada di dalam window aplikasi yang kita pilih, misalnya browser atau command prompt.

Window Browser

Window Command Prompt

Full Screen, sesuai namanya, akan merekam semua area pada layar komputer kita.

3. Menentukan format video rekaman. Secara default format video yang dihasilkan adalah AVI. Namun kita pun bisa mengaturnya sebagai MP4 atau Flash (SWF) melalui tombol di bawah menu Tools (lihat tombol yang dilingkari warna biru pada gambar di bawah ini). Klik tombol tersebut sebelum melakukan rekaman untuk menentukan jenis file rekaman.


4. Menempelkan watermark, teks (caption) atau penanda waktu. Ya, dengan CamStudio kita bisa membubuhkan watermark, teks ataupun penanda waktu pada video rekaman kita. Untuk melakukannya silahkan klik menu Effects lalu pilih Annotation dan pilih jenis yang akan kita bubuhkan. Untuk melakukan pengaturan, klik Options pada menu Effects.

Memilih dan Mengatur Tempelan

Pengaturan Tempelan

Pengaturan Teks Tempelan

Memilih Gambar untuk Tempelan Watermark

Pengaturan Tempelan Watermark

Rekaman dengan Tempelan Watermark edelweis-art.com di Bagian Bawah

5. Mengatur shortcut key. Perhatikan dua video di bawah ini.



Pada video pertama sangat terasa mengganggu dengan munculnya tampilan mengotak-atik aplikasi CamStudio baik di awal maupun di akhir video. Sementara pada video kedua, tayangan berjalan mulus tanpa ada 'iklan'.

Kenapa demikian padahal sama-sama menggunakan CamStudio? Sebabnya karena video pertama dibuat secara manual dengan mengklik tombol Record dan Stop langsung dari aplikasi CamStudio. Sementara untuk video kedua, perekaman dilakukan secara otomatis hanya dengan menekan tombol F8 (untuk memulai recording) dan menekan tombol F9 untuk mengakhirinya. Sebenarnya untuk video pertama bisa saja kita pun mendapatkan hasil yang mulus dengan memotong beberapa scene yang tidak perlu, namun itu artinya tidak utuh lagi. Hal ini tentu sangat-sangat merugikan terutama jika kita ingin merekam sesuatu secara utuh.

Untuk melakukan perekaman otomatis kita bisa melakukannya dengan memanfaatkan tombol pintas (shortcut key) untuk Record, Pause ataupun Stop. Sehingga, tanpa membuka-tutup aplikasi CamStudio kita bisa langsung melakukan perekaman dengan catatan aplikasi CamStudio dalam kondisi aktif. Untuk memastikan apakah CamStudio sedang aktif atau tidak, kita bisa melihatnya pada bagian hidden icons di pojok kanan bawah desktop (lihat gambar di bawah ini pada bagian yang dilingkari).


Secara default, shorcut key untuk Record dan Pause menggunkan tombol F8 sedangkan untuk Stop menggunakan tombol F9. Namun kita pun bisa mengaturnya sesuai kemauan kita. Silahkan klik menu Options lalu pilih Program Options kemudian Keyboard Shorcuts. Silahkan tentukan tombol-tombol mana saja yang ingin digunakan lalu klik OK.




6. Mengatur waktu rekaman. Misalnya Anda semestinya mengikuti kelas tutorial online yang waktunya telah ditentukan--dan tidak bisa digantikan--dan sayangnya videonya tidak dapat diunduh karena sesuatu hal sementara pada waktu bersamaan Anda mesti mengerjakan hal lainnya yang juga sama-sama penting, maka Anda bisa memanfaatkan CamStudio untuk membuat rekamannya untuk Anda simak kemudian. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menentukan panjang durasi rekaman dan kemudian memulai proses recording. Pada waktu yang telah ditentukan, proses recording akan berhenti dengan sendirinya dan Andapun tinggal menyimpannya. Untuk mengatur waktu rekaman, silahkan klik menu Options lalu pilih Automatically stop recording. Silahkan tentukan durasi yang diinginkan (dalam hitungan detik), misalnya 300 untuk durasi 5 menit, lalu klik OK. Jangan lupa centang opsi Stop recording after a period of ...



7. Mengatur suara (audio). Ada tiga pilihan yang tersedia yaitu tanpa suara, menggunakan suara yang ada pada komputer (misalnya merekam video tutorial seperti pada contoh sebelumnya) atau menggunakan suara dari mikrofon (misalnya saat Anda sedang membuat video tutorial). Untuk mengatur suara, Anda bisa melakukannya melalui menu Options.


Berikut adalah salah satu contoh video yang saya rekam menggunakan CamStudio dan telah saya unggah di Youtube berkaitan dengan sebuah postingan saya di blog ini juga.


Demikianlah. Untuk pengaturan ataupun cara penggunaan lainnya, Anda dapat mengeksplorasinya sendiri lebih lanjut atau melihat petunjuk di halaman FAQ yang disediakan. Anda pun bisa menanyakan kendala yang Anda alami melalui CamStudio Support Forum. Mudah-mudahan bermanfaat :)

Oiya, saya juga telah membuat video panduan cara menginstal dan menggunakan aplikasi CamStudio di Youtube.