Maklumat

Tulisan-tulisan terkini dapat juga didapatkan di halaman Kompasiana di alamat https://kompasiana.com/didikaha

Khusus untuk konten-konten sastra seperti puisi, cerpen dan esai silahkan kunjungi http://blog.edelweis-art.com. Terima kasih (Penulis)

Tampilkan postingan dengan label Kompasiana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kompasiana. Tampilkan semua postingan

Rabu, September 01, 2021

Karya Seni sebagai (Media) Kritik dan Gagasan Politik

Puisi Wiji Thukul - Peringatan

 

"The worst illiterate is the political illiterate, he doesn't hear, doesn't speak, nor participates in the political events. He doesn't know the cost of life, the price of the bean, of the fish, of the flour, of the rent, of the shoes and of the medicine, all depends on political decisions. The political illiterate is so stupid that he is proud and swells his chest saying that he hates politics. The imbecile doesn't know that, from his political ignorance is born the prostitute, the abandoned child, and the worst thieves of all, the bad politician, corrupted and flunky of the national and multinational companies." (Bertolt Brecht)


Menjadi seniman yang terjun ke ranah politik (merujuk kepada politik sebagai usaha yang ditempuh warga negara untuk mewujudkan kebaikan bersama), memang ngeri-ngeri sedap. Betapa tidak. Tidak sedikit seniman yang terjun ke ranah politik berakhir dengan intimidasi, kekerasan, bahkan kehilangan nyawa atau hak hidupnya.

Selain mural yang sedang ramai diperbincangkan, sastra dan teater merupakan dua bidang kesenian yang banyak digunakan oleh para seniman untuk berpolitik. Di negeri manapun. Di negeri ini sendiri setidaknya kita mengenal tiga nama: Pram, Rendra dan Wiji Thukul. (Baca selengkapnya)

Kamis, November 05, 2020

Membaca Data KTP Elektronik dengan Tesseract OCR

 

Ektraksi data teks dari KTP-el dengan Tesseract OCR

Bagi kita para pengembang aplikasi perangkat lunak (software), adakalanya barangkali kita mendapat keluhan atau tepatnya request dari pengguna aplikasi kita untuk menyediakan fitur yang dapat memudahkan proses verifikasi data, seperti data KTP pelanggan. 

Selama ini memang setiap layanan yang mewajibkan penggunanya (dalam hal ini: pelanggan) untuk menginput data KTP seperti NIK, Nama dan Tanggal Lahir, memang mewajibkan pula untuk mengunggah juga foto KTP-nya. 

Tidak lain digunakan untuk proses verifikasi dan validasi data yang telah diinput. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan juga untuk terjadinya kekeliruan. 

Terlebih jika data yang mesti diverifikasi tidak sedikit jumlahnya. Tentu waktu yang dibutuhkan menjadi semakin lama. Hal ini tentu dapat berakibat kurang baik juga bagi image pelayanan terhadap pelanggan. (Baca selengkapnya)

Jumat, Juni 26, 2020

Menelisik Lagu Bunuh Diri "Gloomy Sunday"




Gloomy Sunday. Ini lagu yang sangat lama. Terus terang, saya sendiri asalnya tidak mengenalnya. Saya mengenal lagu ini pertama kali saat melihat di Youtube sebuah rekaman audisi ajang pencarian bakat di sebuah stasiun televisi swasta nasional beberapa tahun yang lalu. Seorang pria muda asal Jawa Tengah jauh-jauh datang untuk mencari peruntungannya ke Jakarta mencoba menembus audisi dengan membawakan lagu tersebut. Dan dengan lagu tersebut, ia pun lolos dengan mulus pada babak audisi. Sayang, ia mesti mengubur impiannya dalam-dalam, karena saat tampil kembali kemudian, ternyata tidak memenuhi ekspektasi para juri, yang sudah begitu terkagum-kagum saat babak audisi.

Beberapa waktu lalu saya kembali melihatnya di Youtube hingga akhirnya saya tertarik untuk menelisiknya. Gloomy Sunday, sebuah lagu suram yang cukup mencekam. (Baca selengkapnya)

Selasa, Juni 23, 2020

Kisah Sepetak Tanah Milik Kabupaten Brebes di Dalam Wilayah Kabupaten Tegal


sepetak tanah milik Kabupaten Brebes di dalam wilayah Kabupaten Tegal


Kita tentu mengenal Vatikan. Negara yang luasnya tidak lebih dari 0,5 km2. Vatikan adalah sebuah negara di dalam negara berdasarkan letak geografisnya. Ya, Vatikan dikelilingi oleh wilayah negara Italia alias keberadaan Vatikan berada di dalam wilayah Italia.

Bicara soal wilayah di dalam wilayah lain, di Indonesia juga ada lho. Tepatnya di Jawa Tengah.

Sepetak wilayah milik Kabupaten Brebes yang berada di dalam wilayah Kabupaten Tegal. Kok bisa? (baca selengkapnya)

Senin, Juni 22, 2020

"Inferno", Memecahkan Teka-teki Pandemi

Peta Neraka karya Botticelli yang menjadi salah satu fokus teka-teki dalam film Inferno

"Our population is spiraling out of control. Inferno is the cure."
Inferno (2016) merupakan film ketiga yang diangkat dari novel karya Dan Brown dengan judul yang sama setelah Angels & Demons (2009) dan The Da Vinci Code (2006). Ketiganya merupakan bagian dari seri petualangan Robert Langdon, seorang profesor dari Universitas Harvard di bidang Sejarah Seni dan "Simbologi". Tentu, karakter Langdon merupakan karakter fiktif yang hadir hanya dalam cerita tersebut. Novel petualangan Langdon sendiri terdiri dari lima bagian, yaitu Angels & Demons (2000), The Da Vinci Code (2003), The Lost Symbol (2009), Inferno (2013) and Origin (2017).

Sebelum Inferno diangkat ke layar lebar, sebenarnya The Lost Symbol telah dipersiapkan terlebih dahulu. Namun entah mengapa akhirnya Inferno-lah yang kemudian dipilih untuk meneruskan petualangan Langdon di layar lebar. Inferno, beberapa hari lalu, kembali ditayangkan di sebuah kanal televisi swasta. (baca selengkapnya)

Sabtu, Juni 20, 2020

Internet, antara Privasi dan Kebebasan Publik




Bagi sebagian orang, internet bukanlah sesuatu yang nyata. Internet adalah dunia maya yang tidak berhubungan (langsung) dengan dunia nyatanya sehari-hari. 

Dunia bermain, dunia kepura-puraan saja. Dunia yang bebas hukum. Dunia semacam dunia di dalam video game atau di dalam film di mana ia sendiri masuk sebagai pemerannya. Hingga dengan sadar seringkali berbuat teledor atau bertindak tanpa dipikirkan (panjang) akibatnya. (baca selengkapnya)

Kucing Hitam




Cerpen: Edgar Allan Poe

BESOK AKU MATI. Besok aku mati, dan hari ini aku ingin mengabari dunia apa yang terjadi dan semoga itu membebaskan jiwaku dari kecemasan yang begitu menghimpit.

Dengar! Dengarlah, dan kau akan tahu betapa aku tersiksa.

Sewaktu kecil aku punya satu naluri alami yang menuntunku untuk mencintai hewan-hewan---segala jenis hewan, khususnya hewan-hewan yang kita sebut hewan-hewan piaraan, hewan-hewan yang belajar hidup bersama manusia dan menjaga rumahnya bersama-sama. (baca selengkapnya

Semangat dan Kontribusi Open Source dalam Menanggulangi Pembajakan



Hak Cipta merupakan sesuatu yang niscaya dan patut dijunjung tinggi adanya. Pelanggaran terhadap Hak Cipta, yang kita kenal dengan istilah pembajakan, karenanya patut disayangkan.

Namun, terkadang memang timbul dilema. Harga--lisensi--perangkat lunak (software) atau aplikasi yang cukup tinggi bahkan seringkali tidak terjangkau, menjadikan alasan banyak pengguna untuk memanfaatkannya secara ilegal. (baca selengkapnya)